Skip to main content

    [Puisi] Bias Pesona Di Balik Cakrawala

    Puisi bias pesona di balik cakrawala adalah puisi kenangan cinta atau puisi tentang cinta yang menceritakan kata kata kenangan cinta.

    Bagaimana kisah cerita cinta dalam bait puisi bertema kenangan cinta yang dipublikasikan blog berkas puisi.

    Untuk lebih jelasnya puisi tentang kenangan cinta, disimak saja dibawah ini, puisi cinta berjudul bias dibalik cakrawala berikut ini.


    BIAS PESONA DI BALIK CAKRAWALAOleh: Kahiyang Ayu

    Bayanganmu masih terasa hangat menyapa,
    Di balik cakrawala membias jingga,
    Meskipun kini kau telah bersanding dengannya,
    Selaksa rasa hinggap di dalam dada,

    Selalu saja bayangan wajahmu melintas
    Menyisakan kenangan yang belum tuntas
    Pertemuan denganmu di atas pentas
    Walaupun hanya seulas kisah selintas

    Meskipun hatimu tak mungkin aku miliki
    Goresan rasa yang mengendap memberikan arti
    Berkali-kali aku coba sandarkan diri
    Pesona cintamu tak pernah mau pergi

    Ribuan nada aku coba tepis
    Laksana batu karang di hempas badai terkikis
    Yang melukis kenangan manis
    Di dalam rasa hati yang kian miris

    Aku mengerti kamu takkan pernah jadi sandaran hati
    Tetapi entah mengapa aku selalu rindu
    Walaupun kau telah pergi
    Menuju duniamu yang baru

    Setiap senyuman
    Setiap tatapan
    Setiap sapaanmu
    Selaksa arti buatku

    Akupun bahagia, rela
    Asal itu yang menjadi mimpiku
    Sampai hari ini bayanganmu masih melekat di lubuk kalbu
    Aku tak pernah berpikir untuk mencari cinta yang baru
    Di dalam rasa hampa menjerat jiwaku

    Biarlah aku sendiri tanpamu
    Sampai waktu menghapus bayanganmu
    Lekang dari hadapanku
    Selamanya sepanjang waktu

    Bandung, 14 Maret 2020

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar