Skip to main content

    Puisi Kritik Sosial (aksara berhamburan di langit maya)

    Puisi kritik sosial yang menghiasai halaman berkas puisi adalah puisi kritik sosial kehidupan saat ini dengan judul puisi aksara berhamburan di langit maya.

    Jadi apa itu kritik sosial, pengertian kritik sosial adalah suatu kritikan, masukan, sanggahan, sindiran, tanggapan, ataupun penilaian terhadap sesuatu yang dinilai menyimpang atau melanggar nilai-nilai yang ada di dalam kehidupan masyarakat.

    Dan berikut in adalah contoh puisi kritik sosial yang dipublikasikan berkaspuisi.com silahkan disimak saja puisinya berjudul aksara berhamburan di langit maya dibawa ini.

    AKSARA BERHAMBURAN DI LANGIT MAYA Oleh: Panji Bhuana

    Bumi semakin panas
    Banyak orang-orang kian beringas
    Naik pentas sandiwara culas
    Tidak peduli banyak jiwa yang terlindas

    Kerakusan semakin ganas
    Mengobarkan bara api yang panas
    Mengadu domba di tingkat atas
    Korupsi mengeruk kekayaan jalan pintas

    Orang-orang demikian apakah pantas
    Menduduki tempat teratas
    Memuja berhala dan beringas
    Menghancurkan masa depan dalam tapak tilas

    Sejarah melukis eksistensi cemas
    Meramu nista dalam kerakusan tiada batas
    Benalu dalam kehidupan mayoritas
    Hal demikian pantas untuk di berantas

    Bumi semakin ganas
    Tikam menikam mereguk darah sendiri di atas alas
    Tangis menghiba merajuk memelas
    Karma tertulis jelaga jelas

    Ketika obsesi dan arogansi meretas
    Kekuasaan laksana cambuk yang pedas
    Banyak yang hancur tak mampu membalas
    Menerima sesal di dalam ikhlas

    Ada saatnya kelak terlindas
    Tidak selamanya keberuntungan di atas
    Roda berputar daur zaman melintas
    Sia-sialah ajal menyisakan ampas

    Bekasi, 08 Mei 2020

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar