Skip to main content

    Puisi Elegi Anak Rantau - Oleh M.H.Tsasmita

    Puisi elegi anak rantau, atau puisi anak rantau bagaimana cerita puisi merantau dalam bait puisi tentang anak rantau yang dipublikasikan berkas puisi kali ini.

    Apakah berkisah seperti tentang puisi sedih anak rantau atau puisi tentang kisah sedih anak rantau, untuk lebih jelasnya disimak saja berikut ini puisi elegi anak rantau.


    PUISI ELEGI ANAK RANTAUKarya: M.H.Tsasmita

    Jarak menyekat hingga serasa bebat
    Ejawantahkan gumpalan hasrat yang tersendat

    Andai hidup ini negeri khayal
    Andai hidup ini deretan ilusi
    Mungkin ... ku tak seperti ini

    Di mana kumampu mereguk manis tanpa henti
    Pun getir takkan pernah kukecap
    Pun deras peluh takan tercipta

    Namun, hidup sajikan wasangka
    Di hamparan jarak yang kutempuh
    Kelok meliuk pun tak ayal jadi rona
    Hingga kadang kulupa, terlena

    Jarak menyekat uji diri
    Bertahan pada sebuah idam
    Yang membeku di ujung gigil
    Gigil yang torehkan senyum sinis, pada diri

    Lembur Batur, 20 Januari 2018


    Demikianlah puisi elegi anak rantau baca juga puisi Rindu Seorang Anak Rantau atau puisi Kerinduan Anak Rantau yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga puisi elegi anak rantau dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi nasib anak perantau atau puisi sedih tentang anak rantau.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar