Skip to main content

    Puisi Ibu Dan Ayah - Oleh Faisal Handoy

    Puisi ibu dan ayah atau puisi ayah dan ibu, bagaimana kata kata untuk ibu dan kata untuk ayah dalam bait puisi ibu dan puisi ayah yang dipublikasikan berkas puisi.

    Apakah dalam bentuk puisi ibu dan ayah yang menyentuh hati atau puisi sedih untuk ibu dan ayah.

    Kntuk lebih jelasnya puisi ibu dan ayah tercinta disimak saja deretan bait bait puisi ibu dan ayah dibawah ini.


    Puisi Ibu Dan ayahOleh: Faisal Handoy

    Masa senja yang penuh duka, dan perihnya air mata, dalam kerasnya kehidupan.
    Dulu mereka yang mencari nafkah, kini iya tinggalkan luka, sisakan sakit di sekujur tubuhnya.

    Perjuangannya untuk kepintaranku, kesabarannya untuk memecahkan egoku, kini aku terpaku melihat waktu di hari senjamu.

    Berapa panjang waktu yang kau habiskan untuk nafkahku, berapa banyak kesabaranmu untuk mendidiku, dan berapa kalimat kau ucapkan untuk mendo'akanku.

    Kini aku mengerti.. kutak akan berarti tanpa ada dirimu, kini aku buah hatimu telah beranjak dewĘŚsa.
    Kan kuurus masa senjamu, kan ku topang rasa sakitmu, kan ku dengarkan rintih dan keluhmu.

    Biarkan aku jadi malaikat kecilmu, menjagamu, membantumu dan membalas jasa-jasamu yang takan pernah terbalas, walau kuserahkan jiwa dan ragaku tuk mengabdi padamu ibu dan ayah.


    Demikianlah Puisi ibu dan ayah baca juga puisi untuk ayah dan ibu tercinta singkat atau puisi tentang pengorbanan ibu dan ayah yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga Puisi ibu dan ayah dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi ibu dan ayah yang menyentuh hati pendek atau puisi ibu dan ayah beserta maknanya

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar