Skip to main content

    Puisi Kebenaran - Oleh Edy Witanto

    Puisi kebenarann atau puisi tentang kebenaran dan keadilan, bagaimana kata kata kebenaran dalam bait puisi keadilan atau syair kebenaran yang dipublikasikan berkas puisi

    Apakah sama halnya dengan puisi kebenaran cinta atau puisi kebenaran takkan mati.

    Untuk lebih jelasnya disimak saja berikut puisi kebenaran akan terus hidup di bawah ini.


    Puisi KebenaranOleh: Edy Witanto

    Kala di gendongan terbungkus kain kebaya
    Hangat menerima, entah benar atau salah
    Hati tak ada syak wasangka apalagi tanya
    Seluruhnya masuk telaga tanpa tampah

    Matahari tepat di tengah kepala
    Aliran sungai mengalir kejiwa
    Berwarna warni tergantung muara
    Kadang bening keruh tergantung rasa

    Senja di tepi barat mulai temaram
    Jiwa mulai tenang diam mendengarkan
    Aneka warna kehidupan adalah stimulan
    Kebenaran kesalahan perlu pemikiran tajam

    Malam mulai menyapa badan dengan tanda tanda
    Pemikiran dan kesimpulan manusia perlu rujukan
    Jika aksara laksana air hujan jatuh pada batu pualam
    Menghanyutkan jiwa jiwa gersang dengan banjir bah

    Edy malang 110617


    Demikianlah puisi kebenaran baca juga puisi motivasi kebenaran atau puisi kata kata bijak tentang kebenaran yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga puisi kebenaran dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi bertema ketidakadilan atau puisi tentang keadilan tuhan.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar