Skip to main content

    [Puisi Kenangan] Sedih Saksi Bisu - Oleh Denting Daun

    Puisi kenangan sedih atau puisi kenangan masa lalu, dengan judul puisi saksi bisu, bagaimana kata kata kenangan yang sedih dalam bait puisi tentang kenangan yang dipublikasikan berkas puisi.

    Untuk lebih jelasnya, disimak saja berikut puisi kenangan terindah yang cinta yang hilang berujudul saksi bisu.


    PUISI SAKSI BISUOleh : Denting Daun (RCW)

    Api asmara pergi
    Berlalu meretas gigil embun
    Susuri lorong tubuh dingin
    Tertiup oleh hembusan angin lara

    Bumbu kisah kita
    Pernah bertemu ruas
    Menautkan rasa merah jambu
    Dalam keheningan gedung tinggi itu

    Gemetar bibirku ...
    Secarik lebam dari pena kasihmu
    Mengaduk-ngaduk perih jantungku
    Engkau memilih meninggalkan kasih yang terjalin

    Dua tahun sudah
    Aroma wangi bunga-bunga
    Di bawah gedung pencakar langit itu
    Masih terngiang di pelupuk mataku yang sembab

    Genangan luka dan bahagia
    Meregang dalam sunyi dinding megah
    Seikat puisi kita bungkam
    Membayang bingkai namamu yang masih indah

    Bandung, 17 Januari 2018


    Demikianlah Puisi kenangan sedih yang berjudul puisi saksi bisu baca juga puisi sedih tinggal kenangan atau puisi cinta sedih tinggla kenangan yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga puisi saksi bisu dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis kenangan paling sedih atau puisi sedih selamat tinggal kenangan

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar