Skip to main content

    Puisi Sedih Tentang Bencana Alam Gempa Bumi | Duka kembali Menguncang

    Puisi sedih tentang bencana alam gempa bumi atau puisi bencan alam gempa dengan judul puisi duka kembali mengguncang.

    Bagaimana kata kata sedih dan kata duka bencana alam dalam bait bait puisi bencana yang dipublikasikan berkas puisi.

    Untuk lebih jelasnya disimak saja berikut ini deretan bait bait puisi duka kembali mengguncang.


    PUISI DUKA KEMBALI MENGGUNCANGKarya : Suyatri Yatri

    Belumlah kering air mata ketakutan
    Belumlah lapang sesak di dada
    Tubuh bumi kembali terguncang
    Tekanan merintih pedih di sudut rengkah tanah

    Lombok belumlah sembuh
    Luka dihempas gelombang tsunami Palu belumlah kering
    Tertatih di sunyinya malam
    Beraroma embun fajar
    Jerit tangis pun riuh terdengar

    Situbondo terayun gempa
    Terapi tarian tanah membangunkan jiwa-jiwa yang lelap dalam mimpi
    Tahajud membisik rindu mengingatkan kebesaran Tuhan

    Membakar sadar dalam igauan alam bawah sadar
    Untuk memberi kejutan indah saat usia tinggal sejenggal
    Mempersiapkan segala bekal
    Menuju kehidupan yang kekal

    Rokan Hulu, 11 Oktober 2018


    Demikianlah Puisi sedih tentang bencana alam gempa bumi berjudul puisi duka kembali menguncang, baca juga puisi tentang gempa bumi dan tsunami atau puisi bencana alam banjir telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga puisi duka kembali menguncang dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi gempa bumi di indonesia atau puisi puisi bencana alam yang menyedihkan.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar