Skip to main content

    Puisi Anak Pinggir Kali - Oleh Pairun Adi

    Berikut ini adalah puisi bertema sosial dan kemanusiaan dengan judul puisi anak pinggir kali, bagaimana cerita puisi sosial dalam bait puisi untuk anak yang dipublikasikan blog puisi ini.

    Untuk lebih jelasnya cerita puisi tentang anak, disimak saja berikut ini puisi berjudul anak pinggir kali.


    PUISI ANAK PINGGIR KALIOleh : Pairun Adi

    Setiap sore, ketika matahari terkantuk di arah barat
    aku melihat anak-anak mandi di kali
    bersama laki-laki dan perempuan
    bertelʌnjang dada
    yang airnya berwarna coklat
    bau kencing, juga bau tai.

    Air yang bau bersumber dari gedunggedung tinggi
    rumah-rumah mewah
    yang dihuni orang-orang berduit
    pejabat, pengusaha yang perutnya kotor.

    Setiap menjelang malam, saat gelap menyergap
    aku melihat anak-anak kecil merindukan bulan
    agar bisa bermain dipelataran yang becek
    di belakang gedung pencakar langit
    yang lampunya bergemerlap.

    Ketika rembulan enggan menyapa
    tak ada cahaya, gelap--gulita
    mereka terlelap dalam mimpi panjangnya
    mimpi esok bisa makan bersama
    Di bawah kolong jembatan.

    Malang, 04 Februari 2017


    Demikianlah tentang Puisi Anak Pinggir Kali, baca juga puisi anak Sd dan puisi anak labgi atau puisi puisi anak perempuan yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga Puisi Anak Pinggir Kali dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi anak bermain atau puisi anak membaca cerita kehidupan.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar