Skip to main content

    Puisi Langit Mengimlakan - Oleh Anik Susanti

    Puisi langit mengimlakan, Bagaimana cerita puisi dan kata kata puisi tentang langit dalam bait puisi yang dipublikasikan blog puisi kali ini.

    Untuk lebih jelasnya tentang maksud dan makna puisi langit mengimlakan, disimak saja berikut ini puisinya.


    PUISI: LANGIT MENGIMLAKANKarya: Anik Susanti

    Sabda kekasih tetap dicerna
    Meski syaraf bumi mati lumpuh
    Moksa cinta dalam satu warna
    Memusat hati kita sama simpuh

    Langit mengimlakan tulus mahabah
    Cahaya meneruskan sedalam pinta
    Picing mata dunia tak rubah
    Pada rasa setia nan cipta

    Jeruji hanyalah diri sendiri
    Saban waktu suruh menyerah
    Tapi kendali jiwa sadari
    Aku pandai berjuang dan pasrah

    Surat dari matamu lebih rindu
    Tamsil kasih yang nan surga
    Kau benihkan asa tersyahdu
    Balas doa berlebih berharga

    Kalung takdir menyebutmu Rahma
    Penentram mata sebegitu embun
    Nuansa menyejuk selimut atma
    Tuhan anugerahi seribu anggun

    Gunungkidul, 6 Mei 2017


    Demikianlah tentang Puisi Langit Mengimlakan, baca juga puisi alam tentang langit dan puisi langit malam atau puisi puisi cinta kata romantis yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga Puisi Langit Mengimlakan dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis kata yg menyentuh hati dalam bentuk puisi bintang kelam dilangit biru.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar