Skip to main content

    Kumpulan Puisi Indah Angin Malam Hari | Puisi Tentang Malam yang Dingin

    Kumpulan Puisi Indah Angin Malam Hari. Malam adalah bagian dari waktu yang bagi penulis puisi adalah hal yang indah untuk dirangkai menjadi puisi puisi malam.

    sebagaimana keindahan malam bagai para penulis puisi sering dituangkan dalam bait bait puisi indah malam atau puisi malam yang indah.

    Seperti puisi malam yang dipublikasikan berkaspuisi.com adalah puisi indah angin malam hari


    Kumpulan Puisi Indah Angin Malam Hari | Puisi Tentang Malam

    Bagaimana cerita puisi malam dalam bait puisi angin malam yang dipublikasikan berkaspuisi.com selengkapnya, disimak saja berikut ini puisi indah angin malam, untuk menemani di malam yang indah anda.


    Puisi Gundah
    Oleh: Eky Werfe

    Malam terhanyut dalam gempita kegundahan
    Aku dan dia menatap kerinduan yang sama
    Usaha palsu untuk berkompromi dengan rindu
    Tapi jarak lebih kuasa membatasi genggaman

    Terikat tapi tak kunjung dekat
    Memiliki tapi tak kunjung tampak
    Harapan tersapu angin malam
    Menunggu kepastian yang tak terarah

    Bisakah awan menyapu wajah senduku
    Kegundahan dan keraguan kian mesra merasuk
    Kata kata manis mulai terasa pahit
    Hati dan kenyataan tak kunjung terjadi

    Apa daya hempasan lemah ini
    Biar sudah aku yang kalah menunggu waktu


    RASA YANG HILANG
    karya:Dinda Ayunda Putr

    Aku yang terdiam dibenak seribu bisu
    Riuh angin malam menyapaku
    Secangkir kopi rindu untuk aku
    Nikmatin dengan senyum malam
    Embun jatuh berlahan memetik kasih

    Kaca kaca terukir satu nama dibalik gelas
    Aku rindu kasih elok riuh dekapan malam
    Cangkir kaleng berwarna kuning keemasan
    Menutupin senyuman dibibir ku
    Rindukah dirimu kasih kepada ku

    Begitu panjang waktu malam ini
    Kebisuan ku mengudang seribu tanya
    Wangaimu melepaskan anganku
    Bagai tirai sutra penerang kalbu

    Putih kecil berwarna keristal
    Seribu butir pemanis kopi
    Rasaku ini tak akan berubah untukmu
    Hitam penakluk muara malam


    HATI TAK JUA MENYEJUK
    Oleh:Lanie Lukman

    Senja berlalu
    Lembayung pun sudah menepi
    Menjemput sang dewi malam
    Namun tetap tak dapat kulihat rembulan

    Hanya dapat menatap bintang
    Aku merenung di beranda
    Dalam belaian angin dari celah atap
    Hati tak jua menyejuk

    Ingatan merangkak terus
    Kelorong hatimu yang berkabut
    Ingin kumeyakini bahwa cinta ini masih utuh
    Belum kau cabik dan kau lempar

    Walau perahu sedang tergoncang ombak
    Bahkan oleng menahan dasyatnya
    Gempuran gelombang pasang
    Adakah hatimu sekuat batu karang


    Demikianlah kumpulan puisi indah angin malam atau puisi tentang malam yang dingin, baca juga puisi malam lainnya atau puisi dengan tema malam dihalaman Berkas Puisi.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar