Skip to main content

    Puisi Fitnaan Malaikat

    Berikut ini adalah puisi berjudul fitnaan malaikat, bagaimana kata kata puisi dan menceritakan tentang apa puisi berjudul fitnaan malaikat.

    Untuk lebih jelasnya tentang puisi fitnaan malaikat, disimak saja berikut ini puisinya.

    FITNAAN MALAIKATOleh: Mhetallo Adonara

    Ketika bosan membasuhi setiap penglihatan
    Berteduh cerahnya awan berarak
    Lewat aksara ini kutuangkan semua ilham
    Tentang malaikat rupawan berjubah dajjal

    Lahir dari terjalnya area timur
    Tampang keras bernurani nabi
    Pernah tenggelam kebahagiaan semu
    Bangkit dari sayup-sayup kebenaran

    Terpotret fajar enggan menghampiri siang
    Rembulan menolak merdunya hilir angin malam
    Tatkala secangkir kopi nikmat bertumpah ruah
    Mengeluarkan ampas-ampas kenistaan

    Berita-berita mulai lihai bekerja
    Tersusun paragraf demi paragraf
    Berbicara sejahtera nan merata tiap sudut
    Saat pekikan balita mengelus jasad ayah dan ibunya

    Dengarlah galaksi semesta
    Ini drama komedi nan indah
    Di mana malaikat menyebarkan benih kesuksesan dari jemarinya
    Bersamaan dengan alis nan mengkerut akan haus dan lapar

    Kini nan terlihat sabda indah menolak tatanan Sang Maha
    Memfitnah pahlawan sebagai bandit masyarakat
    Mengangkat penyamun tuk menduduki mimbar sosial
    Hingga aliran sungai mendidih panas kerontang

    Laksana tikus menerkam kucing
    Menguntai bahagia semerbak dusta
    Beraroma liur awam nan sekarat
    Tatkala penguasa berpesta samping kuburan

    Ya
    Azimat telah mengalir penuh seksama
    Merayu mata-mata dungu nan malang
    Guna dicampakkan dalam liang nestapa

    Janganlah kau bercerita
    Keberhasilan keringatmu pada cakrawala publik
    Karena ada luka nan bernanah busuk
    Yang tak dapat kaujamah dan sembuhkan

    Pahamilah gedung nan menjulang emas bersayat
    Tulisan ini mungkin aib bagimu
    Yang selalu merambat mimpi-mimpimu
    Lantaran tiap nurani bosan dengan bualan wahidmu

    Jayapura, 23-12-19

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Buka Komentar