Skip to main content

    Puisi Ketentuan

    Berikut ini adalah puisi berjudul ketentuan, bagaimana cerita puisi dalam bait puisi ketentuan yang dipublikasikan blog berkas puisi.

    Untuk lebih jelasnya cerita puisi berjudul ketentuan yang dipublikasikan blog berkas puisi, disimak saja puisi berjudul ketentuan dibawah ini.

    PUISI KETENTUANOleh: Samsul Bahri

    Suatu sore di tanah tersirat
    Tak berencana ku tengok apalagi merenungi.

    Adalah bunga kamboja jatuh melayang,
    Belum lagi ketanah, terhenti di ujung ilalang, tertahan.

    Kamboja berserah
    Entah kepada belalang,
    Entah juga pada angin datang ,
    Tuk Sudi mengguncang.
    Jatuhkannya..

    Kuat rindu kamboja pada buntala yang menanti lama,
    berharap puspa hampirinya
    Tuk berpadu mesra
    bertaut menyatu, membaur.

    Lacur,,
    ilalang memintas,
    Mematahkan asa sang tanah, terlebih kamboja.

    Memang takdir kadang tak berpihak.
    Tak memenangkan rencana,
    Berbelok arah..
    Meredam hasrat...
    ............. .......... ........

    Kamboja, tanah,
    angin , belalang ,harap berharap..

    Apa mau dibilang..
    Kamboja,tanah,hendaklah panjang hati.

    Kehendak bersandar pada giliran,pada peluang
    Pada langkah Penguasa
    Pada waktu,,
    Menunggu...

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar