Skip to main content

    Puisi Bisik Kematian

    Puisi bisik kematian adalah puisi nasehat tentang kematian atau kata kata puisi kematian yang dipublikasikan blog berkas puisi kali ini.

    Bagaimana cerita puisi kematian dalam bait puisi yang menceritakan akan kematian hidup, untuk lebih jelasnya disimak saja puisi bisik kematian dibawah ini.


    Bisik kematianOleh: Mur Yanti

    Malam mulai memanjat...
    Terdengar rintih di keheningan
    Terasa menyayat di gendang pendengaran
    Menangisi badan yang terkubur dalam...

    Gesekan biola iringi tangisan...
    Di tengah tanah kuburan
    Di tempat peristirahatan
    Menyanyikan lagu penyesalan...

    Kembali tak mungkin lagi...
    Nyawa pun tak ada lagi
    Kini hanya menyesali
    Mengapa tubuh tak ingin patuh...

    Mengejar nafsu duniawi...
    Serakah tak membatasi
    Munafik menjadi teman pribadi
    Tak pernah puas syirik pun di lakoni...

    Tak berfikir untuk apa hidup...
    Tak menduga akan kemana esok
    Tau nya hanya angkara
    Tau nya hanya senang saja...

    Kini hanya menangis...
    Bersama bisik malam kedinginan
    Menjerit menahan siksa kubur kepanasan
    Menghancurkan tubuh kesombongan

    Bisik kematian melantang...
    Badan terbawa dosa hitam
    Melolong...memohon pengampunan
    Menjerit... Menyesali perbuatan...

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar