Skip to main content

    Puisi Pecundang - Oleh Zia N Ristanti

    Puisi pecundang adalah rangkaian kata kata pecundang dirangkai dengan kata kata puisi puisi menjelaskan tentang seorang pecundang.

    Sebagaimana pengertian pecundang adalahseseorang yang tidak memiliki kepercayaan atau prinsip hidup, tidak mencintai dan tidak menghormati orang lain

    Bagaiman cerita puisi tentang pecundang, untuk lebihjelasnya tentang puisi berjudul pecundang disimak saj puisinya dibawah ini.

    PECUNDANG Oleh: Zia Novi Ristanti

    Dia ... lelaki dengan busur di dada, dan mata yang menabur pesona, membidikkan cinta pada pemuja surga, mengepulkan dupa lewat kerling mata, melesatkan anak panah, membelah hati hawa menjadi dua, lantas tersenyum licik setelah mencecap madunya.

    Dia ... lelaki bak dewa, dengan mahkota di kepala dan bait bait sendu, memikat jiwa yang rindu pada oase di pagi buta.

    Dia ... hanya serupa; bukan nyata. Pada matanya dititipkan belati dan lidah yang lebih kejam dari gerhana ketika memangsa matahari.

    Dia pecundang, yang hanya berani menjadi bayang. Andai bisa kurobek sebentar hatinya, mungkin warnanya tak lagi merah muda, namun sepekat jelaga; berbisa.

    Magelang, 210121

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar