Skip to main content

    Puisi Isyarat Kehidupan - Oleh Panji Bhuana

    Berikut ini adalah puisi tentang kehidupan manusia dengan judul puisi isyarat kehidupan. bagimana cerita puisi kehidupan dalam bait puisi tentang isyarat kehidupan yang diterbitkan berkas puisi.

    Apakah bercerita seperti puisi tabir kehidupan atau berkisah puisi kehidupan sosial atau puisi bingkai kehidupan, selengkapnya disimak saja dibawah ini agar mengerti puisi dan maknanya.

    ISYARAT KEHIDUPANOleh: Panji Bhuana

    Ketika sudah menjadi bangkai kaku
    Kisah perjalanan usai di garis waktu
    Selaksa kenangan terbengkalai kelabu
    Tiada lagi yang dapat dirangkai seindah langit biru

    Tubuh membujur kaku diam membisu
    Putaran waktu tiada lagi menunggu
    Pupus sudah selaksa ambigu
    Mendekam di perut bumi waktu menunggu

    Berhala-berhala yang di himpun dari segala penjuru
    Adalah kesia-siaan tanpa shadaqahmu
    Ia menjadi beban segala tingkah laku
    Meremuk kelam menjerat pilu

    Arogansi dan obsesi mengalahkan pikiranmu
    Melukis sesal tiada tentu
    Hancur keikhlasan dan jejak tawadhu
    Tangis berkalam menjerit rindu

    Betapa dahsyat gelegak nafsu
    Memporak-poranda hati laksana tugu
    Tersesat jejak arah tak tahu
    Tak mampu beranjak terpasung belenggu

    Bekasi, 31 Mei 2020

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar