Skip to main content

    Puisi Sepotong Kenang Dan Luka

    Puisi sepotong kenang dan luka adalah rangkaian kata kata puisi luka dan kenangan dirangkai dalam bait bait puisi kolabirasi. bagaimana cerita puisi tentang kenangan dan luka dalam bait puisi yang diterbitkan berkas puisi.

    Untuk lebih jelasnya puisi berjudul sepotong kenang dan luka disimak saja puisinya dibawah ini agar mengerti arti puisi dan maknanya diantara bait-bait puisinya.

    SEPOTONG KENANG DAN LUKA Karya: Anggana Raras & Zia Novi Ristanti

    Sepotong kenang masih menghinggapi isi kepalaku
    Kepadanya kusandarkan rindu yang biru
    Sebelum gersang singgah pada tanah rasaku
    Aku pilu, menghitung bulir jatuh dari kedua netraku

    Dan kemana aku harus mengadu
    Jika rasamu hanya rindu
    Di batas kemarin aku masih singgah
    Meski dengan luka yang masih menganga
    Diam-diam tersemai racun mendua

    Engkau yang di sana
    Adakah secuil maaf kau ucapkan
    Untuk sekedar membasuh perih meraja
    Meringankan segala candu akan hadirmu

    Sungguhkah tak pernah sampai hempasan rinduku?
    Telah kulewati erangan badai dan gelisah ombak
    Hanya untuk kembali menemukanmu
    Duduk di tepian hati yang sunyi

    Luka dan cinta
    Menyelimuti jiwa dalam kesunyian
    Membalut erat membawa sebuah penantian
    Berharap kabar segera datang

    Datanglah ...
    Saat kubasuh luka nanti
    Kupastikan itulah cinta sejati
    Dan segala ruang kosong itu
    Tak ada lagi

    Beranda Maya, 17 Juni 2020

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar