Skip to main content

    Puisi tentang kota kelahiranku (Makassar)

    Puisi tentang kota kelahiranku adalah serangkaian kata-kata puisi tentang sebuah kota kelahiran dan kata puisi kotaku tercinta menjelaskan mengenai kota Makassar yang indah.

    Tema puisi kota kelahiran yang dipublikasikan blog berkas puisi dengan judul puisi Makassar tanah kelahiranku bukanlah puisi pendek tentang kota tercinta tetapi puisi tentang kota kelahiran yang ditulis dalam bentuk puisi panjang.

    Bagaimana kata kata untuk kota Makassar atau puisi tentang makassar dalam bait tema puisi kota kelahiranku atau puisi tanah kelahiran yang diterbit berkaspuisi.com

    Apakah bermakna seperti puisi kampungku atau bercerita seperti puisi sukmaku di tanah Makassar atau memilki makna seperti puisi tentang kampung kelahiran .

    Untuk lebih jelasnya puisi tentang kota kelahiranku Makassar disimak saja puisi berjudul Makassar tanah kelahiranku, dibawah ini.

    Makassar Tanah Kelahiranku Penulis: Rusdi/redws

    Aku berdiri di bumi Mangkasara
    Di tanah kelahiran ku
    Bumi dengan semerbak keperkasaannya
    Sang Pahlawan memperjuangkan makassar

    Cahaya makassar bersinar
    Ke segala penjuru anging Mammiri
    Aku di sini di Bumi mangkasara

    Kunikmati hembusan angin yang begitu syahdu
    Seakan membawa ku ke alam nirwana
    Membangunkanku dari lamunan
    Yang entah menjalar kemana

    Aku di sini di Bumi mangkasara
    Sepetak kota Besar namun sejatinya terbentang luas
    Terlihat ramai namun sejatinya penuh hiruk pikuk
    Silsilah adat Mangkasara

    Kota besar ini kota damai
    Kota ini kota yang sangat asri
    Kota metropolitan ini kota yang sangat indah
    Di kota besar inilah aku terlahir
    Di kota besar inilah terukir beribu kenangan yang indah

    Walau Hanya tinggal Didaerah yang terpencil
    Inilah kota Besar bertajuk Tanah Mangkasara

    Aku berdiri di bumi mangkasara
    Kusaksikan deretan kokoh pohon-pohon yang menjulang tinggi kian menarik perhatian
    Bangunan yang menjulang tinggi di segala penjuru Kota Mangkasara

    Mereka tak sunyi
    Mereka tak sepi
    Mereka menampung sekelompok binatang
    Pada malam hari

    Para Warga Makassar setia berkumpul
    Di anjungan pantai losari
    Khasnya makassar tak asing lagi
    Bagi para Wisatawan

    Betapa mereka bersua ria
    Menyambut penghuni Bumi Mangkasara
    Menambah kekayaan ciri khas
    Tanah Mangkasara

    Aku berdiri di Bumi Mangkasara
    Bumi yang kaya akan hasil alam dan Sumber daya Laut
    Sawah-sawah subur terbentang luas
    Sepanjang jalan Barombong

    Subur dengan ciri khas tanahnya
    Yang mampu menghasilkan padi yang terkenal
    Beras yang telah menjadi kebanggaan
    Tanah Mangkasara

    Aku berdiri di Bumi Mangkasara
    Kunikmati nuansa keindahan alam
    Dan bangunan klasik nan sederhana
    Namun mewah

    Benteng Roterrdam...
    Wisata peninggalan Belanda
    Yang berhasil di rebut oleh para pahlawan Mangkasara yang kini menjadi tempat kumpul muda mudinya Makassar

    Pulau Khayangan...
    Wisata permandian yang tertata modern
    Sedemikian rupa
    Menampung kisah rakyat yang dilengkapi berbagai misteri

    Mesium Balaikota...
    Sebuah bangunan tua namun tetap kokoh
    Dengan museum sederhananya
    Memberi nuansa bangunan kolonial nan indah
    Di tengah kota Makassar

    Semua begitu indah
    Semua tampak menawan
    Semua telah memikat hati

    Aku di sini
    Dengan penuh kebanggaan
    Bangga menjadi bagian dari kota
    Warga kota makassar

    Bangga menjadi bagian dari Tanah Mangkasara
    Bangga menjadi bagian dari Bumi kelahiran ku

    Aku berdiri di Bumi Mangkasara
    Bumi tempatku dilahirkan
    Bumi yang menjunjung tinggi adat istiadat
    Inilah Bumi Mangkasara

    Sepetak kota Besar dengan julukan
    Kota Anging Mammiri
    Kota indah
    Di Tanah Mangkasara.

    Demikianlah puisi tentang kota tercinta Makassar dengan judul puisi Makassar tanah kelahiranku baca juga puisi kotaku tercinta dan puisi tentang kota kecilku yang indah dihalaman lain berkaspuisi.com

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Buka Komentar