Skip to main content

    Puisi Aku Ini Sumpah [ Puisi Tentang Sumpah Pemuda ]

    Puisi tentang sumpah pemuda atau puisi sumpah pemuda dengan judul puisi aku ini sumpah, bagaimana cerita puisi pemuda dalam bait puisi yang dipublikasikan berkas puisii.

    Untuk lebih jelasnya puisi tentang sumpah pemuda 28 oktober disimak saja berikut ini deretan bait bait puisi aku ini sumpah.


    Puisi Aku ini SumpahOleh: Santi Asesanti

    Kau temukan aku di keranjang sampah
    rebahkan amarah
    usai bergelut dengan lelah
    menyaksikan tingkah para bedebah

    Aku ini sumpah
    Tapi kini jadi sampah

    Kata-kataku terpenjara di jeruji waktu
    berkarat tergenang tangis sendiri
    bahkan tertimbun beton-beton penyangga janji

    Aku ini sumpah
    Tapi kini jadi sampah

    Barangkali kau tuli
    atau pura-pura tak peduli
    sampai telingaku pun ikut tuli
    Kata-kataku; menjadi prasasti purba
    dikenang saat kau butuh puja
    lalu kembali menjadi arca yang bisu, tuli dan buta

    Aku ini sumpah
    Sumpah pemuda saat kau belia
    Ah ... barangkali karena aku tak lagi muda
    kau pun sudah tua
    Dan kita sama-sama pikun, rabun dan renta
    seiring mengeringnya luka di nadi pejuang bangsa

    Dulu aku bunga membingkai nusantara
    Kini aku layu membangkai di sudut gedung istana negara

    Bila darahku belum cukup mengkafani dosa pribumi
    cukupkan lagi dengan dosa-dosamu yang beraroma intelegensi
    sampai kau tangisi kuburmu
    Dan kita sama-sama menjadi sampah
    di rumah sendiri


    Demikianlah puisi tentang sumpah pemuda berjudul puisi aku ini sumpah baca juga puisi sumpah pemuda anak anak atau puisi sumpah pemuda karya anak bangsa lainnya yang telah dipublikasikan berkaspuisi.com sebelumnya.

    Semoga puisi aku ini sumpah dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi sumpah pemuda bersajak aaaa ataukah puisi atau pantun tentang sumpah pemuda.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar