Skip to main content

    Kumpulan Puisi Senandung Senja

    Kumpulan puisi senandung senja. bagaimana cerita senja dalam bait puisi senja yang dipublikasikan berkaspuisi.com

    apakah berkisah seperti puisi senja romantis atau tentang puisi senja islami,

    untuk lebih jelanya kata kata tentang senja dalam kumpulan puisi senandung senja disimak saja berikut ini tiga puisi tentang senja.


    PUISI SENANDUNG SENJAOleh: Sabrina Mayda

    Menatap penuh luluhkan sejiwa
    Hamparan resah selimuti kegelapan
    Biasan terpancar siluet senja harapan
    Seharusnya kisah suguhkan jumawa

    Jajaran bertingkap syair makna
    Khiasan bait - bait puisi alunkan
    Selembar kertas putih goreskan
    Bersuluh kesatuan lafadz nama

    Saat waktu telah berpihak nyata
    Seungkap kasih membalut cinta
    Segenggam erat bertuliskan do'a

    Paparan sinar buratan cahaya
    Luruhkan diamor kidung rasa
    Bidukan searah jarum bahagia

    SELANGOR , 24 NOVEMBER 2018


    Puisi Senandung senjaKarya Abyx Akbar

    Sunyi kicau burung berhenti
    Senyap dalam kehangatan sarang
    Temaram alam

    Jingga menyapa senja
    Matahari undur diri
    Bergegas pulang
    Lepaskan lelah diperaduan

    Gemercik air dipancuran
    Dingin membasuh resah diwajah
    Mengusap tangan sampai rambut
    Mengalir sejuk berakhir dijemari kaki
    Bersihkan diri dan hati
    Hayutkan sombong iri dengki nʌfsu duniawi

    Hening
    Pasrah dialtar keikhlasan
    Senandung kalam syahdu
    Khusu Penawar jiwa dahaga

    Ketika
    Beduk ditabuh
    Kumandang adzan memanggil
    Jiwapun berlabuh
    Didermaga sang pemilik tubʋh


    PUISI SENANDUNG SENJA SANG MERPATIKarya: Kakashi DSensei

    Aku bukanlah seekor semut
    Yang akan tertarik pada janji manismu
    lalu mendatangimu laksana magnet
    Dan terjatuh dalam jerat perangkap mautmu

    Aku bukanlah laba-laba jantan
    Yang setelah bᥱrcinta denganmu
    Menyediakan diriku untuk jadi santapan
    Ambisi kotormu yang penuh nʌfsu

    Aku bukanlah seekor penguin
    Yang bertanding dahulu berebut pengantin
    Dan setelah kalah bercucur darah
    Hanya melihatmu tertawa mengejek kalah

    Aku hanya ingin menjadi merpatimu
    Yang selalu terbang berpasangan denganmu
    Mengitari awan-awan di angkasa
    Memetik ulat-ulat di pematang sawah
    Lalu turun ke sarang setelah senja
    Dan tidur memelukmu dan anak-anak kita dengan mesra


    Demikianlah Kumpulan Puisi Senandung Senja baca juga puisi puisi senja lainnya atau puisi tentang senja yang telah dipublikasikan berkaspuisi.com sebelumnya semoga Kumpulan Puisi Senandung Senja dapat menghibur

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar