Skip to main content

    Puisi Ketika Asaku Ditelan Bumi

    Puisi ketika asaku ditelan bumi. bagaimana cerita puisi asa dan makna kata ditelan bumi dalam bait puisi yang dipublikasikan blog puisi di kesempatan ini.

    Untuk lebih jelasnya. tentang arti ditelan bumi atau kata hilang ditelan bumi dalam bait bait puisi disimak saja berikut ini puisi berjudul ketika asaku ditelan bumi.


    KETIKA ASAKU DITELAN BUMIOleh: NN

    Ketika mentari diujung senja,
    Senyum pun enggan tersipu,
    Jiwa enggan bergolek,
    Hanya terpaku ditepi remang.

    Tiang kokoh pnyangga raga,
    Seakan goyah ditengah rapuh,
    Asa dtepi cinta kelabu,
    Seakan sirna bersama mentari.

    Nafas berhembus di ujung mata,
    Menahan sesak ditepi gundah,
    Raga tak lagi berbalut permata,
    Roda jantung seakan terhenti,
    Karena pelumas jiwa yg retak.

    Oh....camar.....
    Betapa aku sangat merindu...
    Kepada siapa...???
    Dimana...?
    Aku tak tau...

    Wahai engkau butiran peluh....
    Mengalir deraslah dtengah krapuhanku,
    Agar saat ku mnutup mata...
    Engkau bisa mnjdi sumber air...
    Yg selalu mnjdi hujan...
    Dirumah keabadianku...

    Kini hidupku tanpa cinta...
    Kini jalanku tanpa tujuan....
    Kini ragaku tak lgi bertulang....
    Tinggallah airmata kerinduan syurgawi..

    Ingin segera aku mlangkah..
    Ketaman indah nirwana...
    Melepas segala penatku...
    Memikirkan cinta yg tiada bertepi...

    Nak.....aku ayahmu......
    Ayah....aku anakmu.....
    Rindu ini akan segera trobati..
    Di ujung nafas yg berhembus...


    Demikianlah tentang Puisi Ketika Asaku Ditelan Bumi, baca juga puisi ungkapan isi hati sedih dan puisi cerita cinta singkat atau puisi puisi anak kata orang tua sayang yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga Puisi Ketika Asaku Ditelan Bumi dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi ungkapan hati yang terpendam dan puisi isi hati singkat dan lain lain

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar