Skip to main content

    Puisi Kritik Sosial Pemerintah | Jeritan Di Pakuan Pertiwi

    Puisi kritik sosial pemerintah dengan judul puisi jeritan di pangkuan pertiwi. Bagaimana kata kata kritik sosial dalam bait puisi bertema sosial yang dipublikasikan blog puisi ini.

    Untuk lebih jelasnya tentang puisi kritikan pemimpin dan kata kata puisi kritik pemerintahan disimak saja puisinya berikut ini puisi jeritan di pangkuan pertiwi.


    PUISI JERITAN DI PANGKUAN PERTIWIKarya : Sindi Nurliyanti

    Kau sebut negara ini surga
    Surga mana yang telah kau saksikan
    Itukah saat pengemis menyodorkan tangannya dengan belas kasih
    Ataukah saat mereka , para penerus bangsa mengiba pada para pemimpin

    Ohh tidak ....
    Bangsaku, dimana cintamu pada kami yang tak memiliki sepeser rupiah
    Dimana belas kasihmu saat mentari membakar kulit kotor ini
    Dan dimana kepedulian mu saat kami mengendus asap di balik aspal jalanan

    Inikah yang sebut negeri surga ???
    Saat kami mengorek makanan di balik tong sampah
    Dan saat kami menyeruput air di sisa - sisa botol bekas
    Tidakkah kau sadar mereka menangis menatapku

    Namun kau .....
    Kau bahkan sejenak saja tak memandangku
    Aku ingin menangis di pangkuanmu, pertiwi !!!
    Tuk mengeluh, betapa tak berharganya diriku meski di pelukan mu !!!

    Magetan, 08 Februari 2017


    Demikianlah tentang Puisi Kritik Sosial Pemerintah , baca juga contoh puisi kritik sosial singkat atau puisi puisi kritik sosial pendidikan yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga Puisi Kritik Sosial Pemerintah dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis contoh puisi deskriptif satire dan kritik sosial kehidupan.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar