Skip to main content

    Puisi Sosial Kemanusiaan | Di Dalam Pantai Asuhan

    Berikut ini adalah puisi sosial kemanusiaan dengan judul puisi di dalam pantai asuhan.

    Bagaimana kata puisi tentang kehidupan dalam pantai asuhan yang diceritakan puisi sosial dan kemanusiaan yang dipublikasikan blog puisi kali ini.

    Untuk lebih jelasnya tentang puisi sosial budaya disimak saja berikut ini puisi berjudul didalam pantai asuhan.


    PUISI DI DALAM PANTI ASUHANKarya : Harmony dalam syair

    Tembok putih membeku dingin
    Ruang riuh tertawa menangis berganti
    Petak kamar batas usia remaja dan dini
    Bersama dari buangan hidup tersingkirkan

    Berteriak pun lenyap oleh gertakan
    Meronta sia-sia tak ada yang mendengarkan
    Mengadu pada pangkuan tak bertuan
    Berpaling keluarga menjerat leher kekejaman

    Hidup terpaut duka nestapa
    Memandang kami tiada berguna
    Asal usul kami pun tidak jelas dari mana
    Di bawah jembatan pinggir kota kami di bawa

    Tawa ini ketika dermawan datang mengasih
    Saku celana baju kami simpanan makan tersisih
    Dari jutawan makanan terpilih
    Membuka tangan kami butuh seorang pengasih

    Surabaya, 05.01.2017


    Demikianlah tentang Puisi Sosial Kemanusiaan dengan judul puisi Di Dalam Pantai Asuhan, baca juga puisi sosial budaya dan puisi tentang kegiatan sosial atau puisi puisi cinta kehidupan motivasi yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga Puisi Sosial Kemanusiaan | Di Dalam Pantai Asuhan dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi kemanusiaan atau puisi sosial kehidupan masyarakat.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar