Skip to main content

    Puisi Takdir | Ujung Zaman - Oleh Dyah Ayu Paramitha

    Berikut ini adalah puisi tentang takdir dengan judul puisi ujung zaman, bagaimana kata kata takdir dan cerita puisi takdir dalam bait puisi yang dipublikasikan berkaspuisi.com

    Untuk lebih jelasnya kata kata puisi yang berkisah tentang takdir, disimak saja dibawah ini puisi takdir berjudul ujung zaman.


    PUISI UJUNG ZAMANKarya: Dyah Ayu Paramitha Indudewi

    kugenggamkan hatiku padamu
    melewati tujuh masa berlalu
    berkali-kali,dari hidup ke mati
    kau tetap abadi di hati
    seperti takdir sinar dan bayangan
    di pertemukan,tanpa pernah di persatukan

    cempaka ungu berguguran
    silih berganti kisah tertuliskan
    bahagia perjumpaan,sedih perpisahan
    takdir tergurat di garis tangan
    apakan daya
    sesalpun tiada guna

    sejak aku sang jayanasa
    hingga engkau sri pitaloka
    pedih luka terasa hampa
    untukmu kutelan jua
    tiada letih menanti harapan
    bersama keakhirnya di ujung zaman

    Indudewi.wilwatikta.150818-08:30


    Demikianlah tentang Puisi Takdir dengan judul puisi Ujung Zaman baca juga puisi puisi cinta yang telah dipublikasikan berkaspuisi.com sebelumnya, semoga Puisi Takdir | Ujung Zaman dapat menginspirasi.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar