Skip to main content

    Syair Malin Kundang | Puisi Lagenda Malin Kundang

    Berikut ini adalah syair malin kundang atau puisi lengenda malin kundang. Bagaimana kata puisi rakyat malin kundang dalam bait puisi sejarah yang dipublikasikan blog puisi ini.

    Apakah sama halnya dengan cerita puisi batu menangis atau tentang kumpulan syair malin kundang, .

    Untuk lebih jelasnya disimak saja berikut ini syair malin kundang atau puisi lengenda rakyat malin kundang.


    Syair Malin KundangKarya: Dee Ahmad

    Kulukiskan gelinjang hati dalam gurindam
    Dua baris kalimat bertautan dalam tiap bait
    Kuceritakan kisah hidup nan mendalam
    Legenda emak dan anak yang erat terkait

    Dahulu kala di zaman baheula
    Tinggalah si emak yang berputra tampan
    Di sebuah desa di tepi samudra
    Mereka hidup sebagai nelayan

    Malin Kundang nama sang pemuda
    Merantau mengejar cita ke tanah seberang
    Ditinggalkan emaknya sebatang kara
    Hingga suatu saat tanpa sengaja dia pulang

    Bersama kekasih si Malin berlayar berdua
    Menepi sesaat tambatkan sauh di karang
    Membawa kapal penuh harta benda
    Konon si Malin sudah jadi orang sekarang

    Warga datang berkerumun ikut bahagia
    Beritanya tertiup angin terbawa ombak
    Si Malin pulang...si Maling datang.....serunya
    Hingga terkabar sampai ke telinga si emak

    Bergegas si emak datang menjumpa
    Pada putra tercinta semata wayang
    Lama merantau tiada kabar berita
    Pamit mengais rezeki ke negeri orang

    Cinta emak bertepuk sebelah tangan
    Hanya kekasih yang baik dan ramah padanya
    Malin datang bagai tak punya tali ikatan
    Emak datang padanya namun diacuhkannya

    Emak berjumpa nak melepas rindu
    Namun apa daya si Malin berdusta
    Emak ingin bersalam pada anak menantu
    Namun si Malin bilang 'kau bukan emakku'

    Menangislah emak menahan sakit hati
    Emak berdoa agar Malin diberi pelajaran
    Anak yang dikandung tak tahu diri
    Jadilah si Malin sebuah batu atas izin Tuhan

    Malang, 23 Desember 2017


    Demikianlah tentang syair malin kundang atau puisi lengenda malin kundang, baca juga puisi cerita dongeng rakyat dan puisi anak dongeng atau puisi anak menangis yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga syair malin kundang atau puisi lengenda malin kundang dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis cerita indah dalam bait syair tentang malin kundang.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar