Skip to main content

    Puisi Mengais Rejeki Dalam Sadapan Karet

    Puisi mengais rejeki dalam sadapan karet adalah puisi petani atau puisi yang  menceritakan tentang kegiatan petani karet mengais rejeki dari sebatang karet.

    Nah bagaimana kata kata puisi dalam bait puisi semangat seorang petani karet tersebut, untuk lebih jelasnya, disimak saja puisinya berikut ini.

    Mengais Rejeki Dalam Sadapan KaretOleh: Bangsawan desa

    Setiap pagi, setiap hari
    Kusadap kulitmu yang halus dengan pisauku
    Pisau sadap, yang sudah kuberi semangat
    Hingga memutih...tajam bukan main
    Membekas di kulitmu...pohon karet nan gagah.

    Kubuat kau menangis dalam diammu
    Air mata putihmu mengalir dengan derasnya
    Melewati sudu...menuju cawan yang sudah kusiapkan
    Cawan unik dari tempurung kelapa
    Atau botol plastik yang dibagi dua

    Hidup memang aneh
    Untuk menjemput rizki ilahi... aku harus menyakitimu
    Menyiksamu setiap hari... demi sesuap nasi
    Kuharap pekerjaanku... kuharap tangisanm
    Allah selipkan berkah untuk kita

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar