Skip to main content

    Puisi Seribu Rindu Kutitipkan

    Puisi seribu rindu kutitipkan adalah puisi tentang rindu yang menceritakan cerita puisi rindu dan kata kata cinta dalam bentuk puisi rindu.

    Nah bagaimana kata kata rindu dan cerita puisi cinta dalam bait puisi rindu yang diterbitkan ini, untuk lebih jelasnya disimak saja berikut ini puisi tentang rindu berjudul seribu rindu kutitipkan.

    SERIBU RINDU KUTITIPKANKarya : Titis Wigati

    Saat senja kemilau jadi saksi
    Berteman secangkir kopi hangat
    Duduk sendiri di gazebo rumah
    Menikmati kicauan burung nuri

    Senja hadir menyapa sejuk mendekap
    Damai menyapa jiwa yang lama layu
    Sekuntum bunga mawar merekah
    Semerbak wangi menusuk hidung

    Sebuah bangku di pojok taman
    Terdiam menunggu sang empu
    Hanya daun daun kering menyapa
    Sekejap lalu terbang tertiup angin

    Enam purnama kau pergi
    Berlalu menyeka air mata
    Isakan itu masih ku ingat
    Di atas bangku pojok taman

    Angin tak kunjung membawa berita
    Beribu pesan yang telah ku titipkan
    Mungkin kah angin pun berdusta
    Gelisah hati menunggu cemas

    Padamu senja ku berharap
    Pesan ini kau sampaikan
    Seribu rindu masih menanti
    Hadir mu di bangku taman

    Demi hati yang pernah terkoyak
    Aku mencoba tuk berdiri gagah
    Meski luka hati ini makin parah
    Tak ingin jatuh pada cinta yang salah

    Bna, November 2019

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar