Skip to main content

    Pantun Belahan Jiwa - Adyra

    Berikut ini adalah pantun belahan jiwa yang ditulis oleh Adyra AZ-Zahra. bagaimana kata kata pantun dalam bait pantun tentang belahan jiwa yang dipublikasikan blog berkas puisi.

    Untuk lebih jelas tentang cerita pantun belahan jiwa, disimak saja pantunnya dibawah ini.


    BELAHAN JIWAOleh: ADYRA AZ-ZAHRA

    Beli bahulu di Batu Pahat,
    singgah Selama naik pedati;
    kasih dulu tetap terpahat,
    abadi selama simpan di hati.

    Semangkuk bubur simpan di peti,
    makan anakanda bersama ibu;
    kian nan subur kasih di hati,
    padamu kanda idaman kalbu

    Intai mentari di balik beranda,
    hujan pagi jemuran basah;
    sudah sehari menanti kanda,
    kemana pergi hati nan resah.

    Menjahit kain bersama bonda,
    benang senada semat peniti;
    mencari lain bukanlah dinda,
    cukuplah kanda hanya di hati.

    Jarum peniti patah sekerat,
    tertusuk jari luka berdarah,
    harum di hati membuah hasrat,
    nian berhari suka terserlah.

    TAMAN SENTOSA KELANG
    FEBRUARI 16 2020

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar