Skip to main content

    [Puisi] Bulan Di Pucuk Reranting Pinus

    Berikut ini adalah puisi berjudul bulan di pucuk reranting pinus, bagaimana cerita puisi rembulan dalam bait puisi tentang bulan di pucuk pinus yang dipublikasikan blog berkas puisi.

    Untuk lebih jelasnya tentang puisi bulan di pucuk pinus reranting pinus, disimak saja puisinya dibawah ini.


    BULAN DI PUCUK RERANTING PINUSOleh: Ibu S

    Terlentang di keheningan memungut asa di antara puing puing hayalan
    Menghirup aroma kenangan yang terpajang di jambangan rasa
    Mata terpejam hati tak terlelap menelusuri lorong waktu tak bertepi

    Cerita sebilah hati penuh luka telah usai memori enggan beranjak
    Terbiar menghiasi kanvas jejak kemarin
    Indah berbingkai ketulusan berkilau

    Hari ini tak terdengar lagi gemercik air pancuran kicau burung bersautan menghiasi indahnya alam
    Pohon penopang hampir punah
    Rimbunnya daun peneduh jiwa tinggal karat berjeram

    Rembulan masih setia menghiasi langit yang pekat
    Mengintip dari balik pucuk reranting pinus menyinari wajah ayu penuh pesona
    Dalam angan semua masih terbayang

    Bulan di pucuk reranting pinus temani jiwa mengukir semua kenangan tuk tetap lekat di dahan yang rimbun dengan daun harapan
    Menaungi rasa dalam keresahan meredam bara yang kan menghanguskan gelora

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar