Skip to main content

    Puisi Tentang Sumpah Pemuda Indonesia [tunaikan sumpahmu]

    Tunaikan sumpahmu adalah puisi tentang sumpah pemuda indonesia dirangkai dengan kata kata puisi pemuda berkarya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

    Puisi sumpah pemuda yang di terbitkan berkaspuisi.com ini bisa dijadikan contoh puisi indonesia atau jika ingin menulis puisi pemuda harapan bangsa ataukah puisi sumpah pemuda untuk anak sd, puisi tunaikan sumpahmu bisa dijadikan referensi.

    Bagaimana isi puisi tentang sumpah pemuda indonesia yang diterbitkan blog berkas puisi, apakah seperti puisi sumpah pemuda terbaik atau puisi sumpah pemuda bikin nangis.

    TUNAIKAN SUMPAHMU Oleh: Boedi R Budiman

    Kusebut apa bila pelangi berwarna merah saja?
    Apakah bernama Indonesia bila kusebut satu suku saja?

    Tersebutlah pelangi beraneka warna
    merah, kuning, hijau
    di hamparan langit biru
    bercampur indah warna orange senja
    menikmati rasa kesetiaan
    mengikat erat perbedaan
    mengingat ingatan masa lalu,
    sore itu ...

    Alam nusantara memberi nuansa damai menemui kenangan
    bersama-sama aku, kamu,
    mereka, dan dia

    Panggung nusantara masih ada
    masih terasa di temaran ufuk barat
    bukan keinginan menggantikan mentari terbit dari timur, tapi waspadalah!

    Nikmati lemah gemulai setiap tarian
    lestarikan agar tetap terjaga
    semakin semarak keaneka-ragaman dunia nusantara

    Jangan lupakan sejuta kata berasal
    menjadi dialog-dialog kebersamaan
    memenuhi ruang percakapan
    dirangkum hebat dalam satu bahasa
    satu suara lepaskan kesalahpahaman
    menyelaraskan setiap tujuan
    jembatan penghubung harapan bersatu
    rantai-rantai pengikat persatuan

    Sumpah pemuda adalah ikrar janjimu
    bukanlah sumpah serapah cacian nafsumu
    apalagi hanya sebagai sumpah eksistensi
    hanya bualan, lupa membangun negeri
    mencampur oplosan melupa diri
    menikmati zat-zat yang kapan saja membunuh diri
    lemah tersebut putra-putri bangsa
    tak sadar bermimpi panjang sia-sia

    Ibu pertiwi tak membutuhkan sumpahmu
    apa yang sudah kau kerjakan?
    apa yang sudah kau berikan?
    mengangkat kehormatan harga diri bangsa
    memakmurkan setiap kehidupan masyarakat
    memberi keadilan seluruh rakyat Indonesia

    Tunai sebuah janji bukan selesai kau berucap
    seperti hutang yang tak lunas dengan "kata besok"
    simpan sumpahmu dalam relung hatimu yang paling dalam, siapa Indonesia bagimu? Dalam hati pikiranmu?
    Tunaikan SUMPAH PEMUDAMU

    Garut/rbm, 19102020

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar