Skip to main content

    Puisi (sedih) Hujan Belum Usai

    Hujan belum usai bukanlah puisi tentang hujan yang sebenarnya akan tetapi cerita puisi sedih dirangkai dengan kata kiasan hujan yang mengisyratkan tentang air mata.

    Bagaimana cerita puisi kesedihan dalam bait bait cerita hujan yang dipublikasikan berkaspuisi.com apakah berkisah seperti puisi kenangan sedih atau tentang puisi tentang hujan 5 bait

    Untuk lebih jelasnya disimak saja puisi yang sedih dalam bentuk puisi prosa dibawah ini berjudul hujan belum usai.

    HUJAN BELUM USAI Oleh: NeZee

    Hujan belum usai ....
    Rinainya masih berjatuhan di pelataran hati yang bertabur duri, kelopak bunga asmara perlahan tertunduk lesu dan pilu. Bahkan kuncup yang belum sempat merekah akhirnya kuyup dalam pasrah.

    Hujan belum usai ....
    Sepenggal getir tersirat di antara gelegar petir, memecah di ruang dada yang teramat sunyi, membenamkam rasa dalam balutan sepi.
    Hujan belum usai ....

    Kita masih berjalan di antara derasnya luka yang berbekas, melukis derai tawa dalam lirihnya luka yang sulit reda.

    Lihatlah, kita semakin tersesat mencari jalan pulang meski cahaya begitu terang. Kini, kita hanyalah sepasang asmara yang tertatih meniti perih.

    Bandung, 3 Januari 2021

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar