Skip to main content

    Puisi Di Perantauan - Oleh Cahyoo A Wibowo

    Berikut ini adalah puisi tentang perantu atau puisi bertema perantau dengan judul puisi di perantauan.

    Bagaimana kata kata anak rantau dalam bait puisi yang diterbitkan berkas puisi apakah bercerita seperti puisi perantau sedih atau puisi hidup di perantauan ataukah berkisah seperti puisi anak perantauan untuk orang tua.

    Untuk lebih jelasnya tentang puisi di perantauan disimak saja puisinya dibawah ini agar mengerti makna puisi dan arti puisi tentang perantau.

    Di Perantauan Oleh: Cahyoo Ady Wibowo

    Memang baru diperantauan...
    Wajah baru sedang mencari pertemanan...
    Bukan tujuan mencari lawan...
    Hanya sekedar mencari makan...

    Sesal hati karna perlakuan pribumi...
    Yang selalu menganggap remeh sang anak diperantauan...
    Yang selalu memandang rendah...
    Yang selalu menolak ramah tamah sang anak diperantauan...

    Sudah digenggam bara hati ditangan...
    Menelan ludah mengelak godaan setan...
    Memang sudah nasib anak diperantauan...
    Duduk bersila kaki kawan pun dikepala...

    Kata hati...
    Harus jadi setan untuk melawan setan...
    Tapi kata nurani...
    Ikhlas hati berlalulah setan...

    Bimbang...
    Memang bimbang...

    Apa mau dikata...
    Perut tak bisa kompromi...
    Bara api dapat disiram...
    Dendam dapat dipendam...

    Dan anak diperantauan ditempa oleh keadaan...
    Menjadi kuat hingga nanti pulang ke kampung halaman....

    Sumbawa,05-07-2020

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar