Skip to main content

    Puisi Kegaduhan Lapar - Oleh Panji Bhuana

    Puisi kegaduhan lapar adalah rangkaian kata kata puisi bertema lapar atau puisi tentang lapar, menjelaskan bagaimana ketika perasaan lapar itu datang..

    Bagaimana cerita puisi tentang kegaduhan lapar yang dipublikasikan berkas puisi, apakah ber cerita seperti puisi perut lapar atau puisi tentang orang lapar ataukah berkisah seperti puisi kelaparan.

    Untuk lebih jelasnya tentang puisi lapar disimak saja puisinya dibawah ini agar mengerti arti puisi dan maknanya dalam bait puisi berjudul kegaduhan lapar.

    KEGADUHAN LAPAROleh: Panji Bhuana

    Ketika dunia tiada kuasa menahan lapar
    Selaksa bisnis-bisnis banyak di gelar
    Dari pedagang kaki lima sampai mall-mall jua intrik para makelar
    Riuh membahana bising hingar-bingar

    Selaksa tingkah memenuhi bursa dan pasar-pasar
    Semua gaduh bersaing pintar
    Ada yang sadar rezeki tak akan tertukar
    Ada pula yang kasar berbuat sasar

    Arogansi dan obsesi laksana layar
    Berkibar-kibar menguji ujian sabar
    Di dalam hujan dan terik membakar
    Pertarungan sengit berkoar-koar untuk selalu tegar

    Ada yang merapuh lalu gulung tikar
    Ada pula yang kukuh hingga pentas bubar
    Gemerincing berhala menjadi sasaran incar
    Selaksa cara ditempuh antara benar dan tidak benar

    Mereka yang mengerti lakon dunia hanya sebentar
    Mengais rezeki dengan keyakinan berbinar
    Tidak serakah mengikuti petunjuk yang diwedar
    Sadar diri ada rezeki orang lain yang lapar

    Mereka yang melupa waktu dan selalu lapar
    Pundi-pundi menggelapkan hati menjadi samar
    Tak peduli nasib selaksa kapar
    Ladang dunia di gali hingga lupa waktu ashar

    Selaksa jejak melukis kehidupan yang melingkar
    Ketika rantai terputus titian buyar
    Lampus memeluk menjemput nanar
    Takaran hilang semangat pudar

    Bekasi, 26 Juli 2020

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar