Skip to main content

    Puisi arogan dan pandir | Kritik sosial kehidupan saat ini

    Berikut ini adalah puisi kritik sosial kehidupan saat ini dengan judul puisi arogan dan pandir, Bagaimana kata kata kritikan dalam bait puis kehidupan sosial yang dipublikasikan berkas puisi.

    Apakah puisi kehidupan sosial dalam bentuk puisi kritik sosial yang diterbitkan berkas puisi bercerita seperti puisi kritik sosial pemerintah atau puisi kritik penguasa

    Untuk lebih jelasnya puisi tema kritik sosial yang dipublikasikan berkas puisi disimak saja puisi kehidupan sosial dibawah ini berjudul diantara arogan dan pandiri

    DI ANTARA AROGAN DAN PANDIROleh: Panji Bhuana

    Ketika arogan memenuhi ruang hati,
    Jejak laksana lingga yang pasti,
    Di tengah lautan buih meniti,
    Badai gelombang silih berganti,

    Namun sayang obsesi menganak kali,
    Mengalir deras dalam arus kekuasaan tanpa esensi,
    Mengabaikan sendi-sendi yang merangkai sepanjang kaki,
    Meluka daging tersayat serasa nyeri,

    Arogan berkoar seakan-akan tak peduli,
    Tiada mencerna pikir di dalam sanubari,
    Hati makar mengumbar emosi
    Pandir menjalar cemooh melukis sensasi,

    Jiwa-jiwa rakus kerasukan candu 0bat bivs,
    Laksana amoniak keluar dari lubang kakus,
    Menebar bau busuk tidak terurus,
    Tidak sadar diri bahwa ia hanyalah yang diutus,

    Anak beranak mencicit laksana tikus,
    Menggerogoti sampah di ladang humus,
    Selaksa resah mereguk lahan tandus,
    Fatamorgana membias menuju waktu lampus

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar