Skip to main content

    [Puisi] Anak Gembala Bagian Ke Dua

    Puisi anak gembala atau puisi tentang anak gembala, bagaimana cerita puisi dalam bait puisi sang gembala, atau puisi gembala yang baik atau seorang pengembala.

    Untuk lebih jelasnya berikut adalah contoh puisi pengembala atau jenis jenis puisi dan contoh tentang puisi anak gembala, disimak saja puisinya berikut ini.


    PUISI ANAK GEMBALAKarya MS Sang Muham

    ( bagian 2 - dua )

    Orang seberang
    datang bukan bertandang
    berjuang dari nol hingga batas pandang
    di institusi ia di kebiri
    kaki tangan di amputasi
    jiwa raga mati suri

    Orang seberang datang membawa sudut pandang
    bermodalkan kesabaran tak mudah goyang
    jiwa di gembleng hati terbakar tak jadi arang
    hingga akhir pengabdian tetap terisolasi
    satu melati tersangkut di gelapnya institusi
    perjuangan berakhir dua melati di pundak kanan kiri

    Orang seberang adalah raja pewaris Manglayang
    delapan belas tahun cuma bisa memandang
    senja menyapa pangkat dan jabatan terbang melayang
    di bimbing sepuh penguatan diri
    berdiri kokoh menegakkan suara hati
    orang seberang mengerti arti harum sejati

    Orang seberang menyandang sarung tua
    di tanganya ada Trisula Weda
    hitam hitam adalah ciri khas nyata
    bertemu anak gembala di belantara dunia
    bersama teman seperjuangan mengabdi setia
    percaya sabar serta berserah apa adanya

    Berjuang menegakkan benang tanpa rupa
    tak perduli ocehan jalan terseok-seok memandang ke muka
    terikat nafas doa seiring seirama bersama
    membangunkan mati surinya sang gembala
    orang seberang minta sepuh angkat bicara
    doa di jawab sembuhlah anak gembala

    Hari berlalu jiwa di gembleng benang tujuh rupa
    di bekali segala kesaktian penangkis serangan tanpa suara
    bersama menyeberangi jembatan jalan tak nyata
    dalam hayal garis batas di bawah sadar
    di cintai sepuh di nobatkan sebagai ahli sabar
    berserah berpengharapan berbunga mekar

    Wong seberang
    menyembah rekso ndaplang
    datang sekeluarga membawa pedang
    tak ada bimbang
    meluruskan jalan menuju bintang
    semoga tercapai maksud yang di gadang
    -------------------- bersambung : anak gembala bagian tiga

    #Billymoonistanaku, Mingguwage, Okt 21-2018 = 21:11 wib


    Demikianlah Puisi anak gembala baca juga puisi Nyanyian anak gembala atau puisi Kisah Istimewa Anak Gembala yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga Puisi anak gembala dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis Kumpulan Puisi Anak Gembala yang indah dan bermakna.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar