Skip to main content

    [Puisi] Anak Gembala yang Mengharukan

    Puisi anak gembala mengharukan, bagaimana cerita puisi dan kata kata puisi dalam bait puisi tentang anak gembala yang dipublikasikan berkas puisi.

    Apakah berkisah sama halnya dengan puisi gembala yang baik atau tentang puisi seorang pengembala,

    Untuk lebih jelasnya disimak saja berikut puisi sang gembala atau puisi anak gembala bagian pertama dibawah ini.


    PUISI ANAK GEMBALAKarya MS Sang Muham

    Perjalanan anak gembala
    tertawa lebar di beri syurga dunia
    menggapai puncak singgasana
    bertengger sebagai penguasa
    berjaya bahkan menepuk dada
    percaya bahkan terlalu percaya hingga terpedaya

    Di buatnya syurga di tuduh neraka
    di hianati bahkan di tolak semata mata
    di tipu di selingkuhi pula
    di tinggalkan dan di pungkiri keluarga
    semua kebohongan tipu daya di timpakan kepadanya
    linglung limbung hancur pecah bahkan tak punya rumah tangga

    Terhempas dari singgasana maha dewa
    semua yang di buatnya hilang percuma
    teman seperjuangan membuang muka
    semua orang berkata dia sudah gila
    sungguh ia sebatang kara
    tak bersanak tak berteman membujang pula

    Tak cukup hanya raga di siksa
    jiwa di belenggu di kurung supaya sirna
    semua yang ia punya di telikung sahabat setia
    tinggal kain pembalut luka di tubuhnya
    sekarang ia serupa orang papa
    supaya sempurna takdir sejalan karma

    Terlunta lunta di ibukota
    bersua ibu Dedeh berhati mulya
    penerima petunjuk arah perjalanan nusantara
    bisa membaca simulasi yang ada
    di bawanya ke Lebak Cawene beringin tiga
    mandi suci di sumber air telaga Nirwana

    Ibu suri ternyata pendekar dari negeri tanpa nama
    siapa tak kenal muka ia pemegang kunci sukma
    dengan iba penuh cinta merawat sempurna
    anak gembala siuman lupa siapa dirinya
    perlahan di tuturi supaya siaga
    dunia penuh sandiwara kini khatam dalam raga

    Di kirimi santet pelebur sukma
    di pasangi serbuk pelupa raga
    ia mati di dunia nyata
    tiga puluh hari lamanya
    di larung di hamparan kosong tak berupa
    supaya kembali meraga sukma

    Cerita anak gembala tak putus percuma
    akhirnya bertemu pemuda menyandang sarung tua
    ------------------------ bersambung : anak gembala bagian dua

    #Billymoonistanaku, Sabtupon, Okt 20-2018 = 09:29 wib


    Demikianlah Puisi anak gembala mengharukan baca juga puisi tembang anak gembala atau puisi-puisi gembala lainnya telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga Puisi tentang anak gembala mengharukan dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis kata kata anak gembala atau kata kata seorang penggembala dalam bentuk puisi menyentuh hati

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar