Skip to main content

    Puisi Kehidupan | Retak Terakhir

    Puisi kehidupan atau puisi tentang kehidupan, bagaimana kata kata renungan puisi kehidupan dalam bait bait puisi hidup dan kehidupan yang dipublikasikan berkaspuisi.

    Untuk lebih jelasnya disimak saja berikut puisi kehidupan dalam deretan bait bait puisi retak terakhir.


    PUISI RETAK TERAKHIRoleh : rysp

    sang surya menyingsing beradu di kaki langit
    raut padamnya merah seakan bekas tercubit
    sujud nya khidmat mengadu sang khalik
    tugas malam terganti bulan yang menyabit

    rinduku beku di keheningan senja
    riuh fikir terlupa tertutup biasan mega
    damai, hanya hati dapat menerka
    lembut manjakan proyeksi indra

    aku kagumi keindahan senja di sore hari
    namun saudara ku trauma kala ia datang bersama tragedi
    ombak menggulung retak di segala pijakan kaki
    cukup buat kau terlaknat bersama kekasihmu bumi

    Aku tau kau hanya ingin beradu dengan nya kala fajar dan senja
    langit seolah salah sambil mendongak kau di hujat
    biarkan mereka rasa retakan terakhir yang dapat di pijak
    agar mereka tahu kehidupan tak sekedar nafas terhela

    RenggukC 16/10/18


    Demikianlah puisi kehidupan berjudul puisi retak terakhir baca juga puisi tentang kehidupan atau puisi kehidupan motivasi telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga puisi retak terakhir dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi tentang kehidupan sehari-hari atau puisi semangat baru.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar