Skip to main content

    Puisi Stop Membulliku! - Oleh Mustika Renjis

    Puisi bully atau puisi tentang bully dengan judul puisi stop membulliku adalah puisi yang bermakna perundungan atau penindasan.

    Jadi Apa itu bulli, bully atau bullying adalah bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus

    Jika ingin menulis puisi perundungan singkat atau puisi anti bullying, puisi stop membulliku bisa dijadikan contoh puisi buli maupun contoh puisi tema perundungan

    Nah bagaimana kata kata bijak tentang bullying dalam bait puisi buli yang dipublikasikan berkas puisi.

    Apakah bercerita seperti puisi tentang perundungan di sekolah atau berkisah seperti puisi cyberbullying

    Untuk lebih jelasnya puisi tema bullying dan kata -kata puisi tentang pembullyan, disimak saja berikut ini judul puisi jangan membulliku.

    Puisi Stop Membulliku!!Oleh: Mustika Renjis

    Hari-hariku
    Menyeruput segelas luka
    Menimbun tumpukan hina
    Memunguti serpihan duka
    Dalam keruhnya telaga airmata

    Bergelayut kantung mataku yang bungkuk
    Pun seolah deretan gigi yang gingsul enggan bersorak sorai
    Ditengah kerumunan tawa mereka

    Ya!
    Aku menelan cerca
    Aku menikahi cela
    Membiarkan murka hanya mewadah didada
    Menukikkan semangkuk iba dalam getar merana

    Aku ingin meronta!
    Namun jemariku telah lebih dahulu kau potong semua
    Akupun berharap sama
    Membiaskan secuil beda rupa dan tahta

    Kali ini kubertanya
    Apa aku pernah goresmu luka?
    Apa kau bahagia kalaku lara?

    Stop membulliku kawan!!
    Bukankah aku juga sama makhluk tuhan?

    Purwakarta, 20-02-18

    Demikianlah puisi tentang bully baca juga puisi puisi lainnya yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga puisi tentang bullydapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis untuk menulis puisi puisi indah dan bermakna dan puisi cerita kehidupan.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Buka Komentar