Skip to main content

    Puisi Tentang Kehidupan | Hakekat Makna Kehidupan

    Puisi tentang kehidupan atau puisi kehidupan dengan judul puisi hakekat makna kehidupan.

    Bagaimana kata renungan puisi kehidupan atau kata puisi arti kehidupan sehari hari dalam bait bait puisi yang dipublikasikan berkas puisi.

    Untuk lebih jelasnya tentang kata puisi perjalanan hidup dan kehidupan disimak saja berikut ini deretan puisi hakekat kehidupan.


    Puisi Hakekat Makna KehidupanOleh: Hari Untoro Dradjat

    Dalam keheningan seperempat malammu.
    Tampak kelembutan dalam kerjernihan.
    Sementara diamnya bathin berkecamuk tentang kesempurnaan.

    Pikiran semakin terjerumus mendalam membuat kekotoran bathin.
    Dalam kegelapan malam terbuka tabir pencarian kesempurnaan.

    Pekatnya malam yang semakin kelam jadi kunci pembuka pintu.
    Pintu pembatas menyekat bathin untuk dibukakan dari dalam.
    Pikiran dan rasa menyatu dalam genggaman malam.

    Dijaman dahulu secara transenden orang-orang Agung bisa berbicang dengan semesta alam.
    Menuliskan makna kehidupan dengan mengaku tidak pernah belajar membaca.
    Namun membuat Kitab Suci sebagi pedoman kehidupan umat manusia.

    Pintu semakin terbuka menerobos gulita malam.
    Menyadari kalau selama ini dengan pongah dan tinggi hati.
    Berbangga dan sombong merekayasa alam.
    Menjadikan energi untuk menerangi.

    Dalam perenungan siapa dan mengapa diri ini.
    Terusik rekayasa penawaran dalam memberi pencerahan.
    Di dalam bathin bergolak timbul pertanyaan.
    Pelecehan apalagi yang ditawarkan dengan mengatas namakan Kebesaran Tuhan.

    Sering ditiupkan bahwa manusia adalah machluk sorga.
    Disebabkan karena nista mengakibatkan manusia memenuhi dunia.
    Tertutup selimut tebal kotoran bathin yang tidak disiapkan saringan untuk
    penjernihan.

    Alam semesta mengikuti hukumNya.
    Air sudah semestinya jatuh kebawah.
    Dengan teknologi dipompakan air naik keatas.
    Pompa membutuhkan energi.
    Melalui logika engkau rubah teknologi dengan teknologi menjadikan sinar.

    Namun cahaya rekayasa terjadi berlawanan dengan Dzat yang hakiki.
    Begitupun bintang bintang dilangit yang sempurna karena mengikuti garis edarNya.
    Kalau satu saja bintang di langit menyeleweng dari garis edarnya.
    Bintang bintang yang lain turut terguncang merubah arahnya.

    Kotoran semakin menggunung seperti halnya sampah yang menutupi sungai.
    Itu tanda dimusim penghujan akan berlaku tragedi bencana banjir terjadi atas kesepakatan bersama.
    Tanpa disadari dan direncanakan menghancurkan lingkungan kehidupan kita.

    Seperti halnya kamarmu yang terus menerus engkau tumpuki romel barang barang bekasmu.
    Malah mungkin sebaliknya kamarmu tertutup oleh koleksi.
    Kekayaan yang semakin banyak menggunung tinggi.
    Menutup penglihatan keindahan alam yang ada di sekitar rumahmu.

    Alam semesta ini adalah dirimu sendiri.
    Tragedi bencana adalah limbah kotoran yang menumpuk
    Kesusahan bukan hukuman.
    Kesedihan dan kesenangan perlu engkau lepaskan.
    Supaya engkau tidak terikat oleh penderitaan dan kesenangan.
    Sehingga terbebas, lepas, terbang jauh untuk menangkap sinyal sinyal makna kehidupan.


    Demikianlah puisi kehidupan berjudul puisi hakikat makna kehidupan baca juga puisi kehidupan sukses atau puisi makna kehidupan diam yang telah dipublikasikan berkaspuisi.com sebelumnya.

    Semoga puisi hakikat makna kehidupan dapat menginspirasi pembaca yang ingin menulis puisi tujuan hidup atau puisi puisi kedamaian hati.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar