Skip to main content

    Puisi Cinta Sejati | Takkan Henti Mencintai

    Puisi cinta sejati dengan judul puisi takkan henti mencintai, bagaimana kata kata cinta sejati dalam bait puisi tentang cinta sejati yang dipublikasikan berkas puisi kali ini.

    Untuk lebih jelasnya cerita puisi cinta sejati dan kata kata cinta sejati, disimak saja berikut ini tema puisi cinta sejati berjudul takkan henti mencintai.


    PUISI TAKKAN HENTI MENCINTAIKarya. : Sri Joewono.

    Masih pagi buta Bapak tua itu setiap pagi mulai keluar rumahnya
    Berjalan dari lorong ke lorong memungut barang bekas terbuang
    Entah apa yang dicari, mungkin sekedar mengais rezeki
    Istri Pak tua tinggal di gubuk sederhana sendirian tiada siapa-siapa
    Badannya kurus lemah karena telah lama menderita sakitmya.

    Bapak tua itu terlihat semakin merenta
    Guratan wajah dan otot di lengan mengisyaratkan rajin bekerja
    Kini di sisa hidupnya tak bisa berbuat banyak untuk istrinya
    Pagi keluar rumah, tengah hari dia pulang membawa sedikit rezeki
    Menjadi kuli serabutan dan menanti belas kasihan orang yang mengerti.

    Itu semua dilakukan demi sesuap nasi untuk istri yang dicintai
    Kisah hidup Pak tua itu sungguh mengharukan sekali
    Semboyan hidupmya. " Satu orang istri untuk dicintai "
    Cinta sejati....apalah kata orang di sana, baginya yang penting
    Aku tak akan berhenti mencintai sampai aku mati.

    Tangerang 27- Desember-2017


    Demikianlah tentang Puisi Cinta Sejati dengan judul puisi Takkan Henti Mencintai, baca juga puisi cinta dalam diam atau contoh puisi cinta yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga Puisi Cinta Sejati | Takkan Henti Mencintai dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi cinta romantis banget atau puisi jatuh cinta.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar