Skip to main content

    Puisi Cinta Sedih | Bukan Jodohku - Oleh Puji Astuti

    Berikut ini adalah puisi cinta sedih dengan judul puisi bukan jodohku, bagaimana kata kata sedih dalam bait puisi cinta yang berkisah tentang jodoh.

    Untuk lebih jelasnya tentang puisi bukan jodohku dalam bait puisi cinta sedih disimak saja puisi bukan jodohku dibawah ini.


    Puisi Bukan JodohkuKarya : Puji Astuti

    Aku ungkapkan dengan keyakinan
    inginku untuk bersanding denganmu
    kau yang telah memasung hati dan rasaku
    saat berjumpa di sela waktu terluang
    selalu kusimpan rapat di dalam jiwa

    Entah mengapa tak bisa kupalingkan
    perasaan ini kepada yang lain
    sedangkan isi hatimu aku pun belum tahu
    bersediakah engkau menjadi pelabuhanku

    Siang malam gelora ini semakin membara
    merenggut setiap sudut hari menjadi terisi kegelisahan
    tak mampu menghilangkan sinar citramu
    adakah nanti mimpi menjelma nyata

    Tertahan napas dan kelu lidahku
    mendengar jawaban dari mungil bibirmu
    cintaku terlĘŚrang sudah
    segera cincin pertunangan akan melingkar di jarimu

    Sungguh kau tercipta tidak untukku
    takdir menuliskan dirimu bukan jodohku
    harapan asaku melayang terbang
    seperti mega kelabu berarak tersapu bayu

    Tinggallah kesendirian ini
    untaian kasih kandas tak bertepi
    di batas senja terasa ada kehampaan
    meluruhkan kepingan hatiku yang kini terejam kekecewaan.

    Jogja, 23122017


    Demikianlah tentang Puisi Cinta Sedih dengan judul puisi puisi Bukan Jodohku, baca juga puisi jodoh atau puisi cinta singkat yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga Puisi Cinta Sedih | Bukan Jodohku dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi kesedihan cinta karena cinta bukan jodoh.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar