Skip to main content

    Puisi Islami | Lentera Dinding Bambu

    Berikut ini adalah puisi islami dengan judul puisi lentera dinding bambu, bagaimana kata kata islami dan cerita puisi Islam dalam bait puisi islami yang dipublikasikan berkaspuisi.com

    Untuk lebih jelasnya tentang kata kata puisi islami disimak saja puisinya dibawah ini.


    PUISI LENTERA DI DINDING BAMBUKarya: Ahmad Sholihin

    Bola mataku tertarik kantuk
    Mengajak rehat sejenak
    Sedang lentera di dinding bambu
    Masih menyala syahdu

    Kuusap wajah dengan wudhu'
    Sucikan diri tuk susuri cahaya
    Meski ku tau
    Raga bergelimang dosa

    Kuhampar sajadah
    Bersimpuh menengadah
    Pada-Nya penuh pasrah

    Lentera di dinding bambu semakin kecil
    Kelam datang ikut andil
    Tiba-tiba embun menjerit
    Karena semburat sinar raja hari mulai mencubit

    Aku tersentak
    Merapikan tawarru dan tarabbu
    Namun gemuruh bayang-banyang menghalang
    Membelenggu kaki mengikat langkah

    Ah, munajatku masih buram
    Tak mampu melukis jiwa tentram
    Yaa ayyuhan nafsul muthma'innah
    Silau jiwaku masih terbungkus pongah

    Jember, 15/02/2018


    Demikianlah tentang Puisi Islami dengan juduk puisi Lentera Dinding Bambu baca juga puisi Islam atau puisi puisi religi yang telah dipublikasikan berkaspuisi.com sebelumnya, semoga Puisi Islami | Lentera Dinding Bambu dapat menginspirasi.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar