Skip to main content

    Puisi Sedih Untuk Korban Bencana Alam Gempa Dan Tsunami

    Puisi sedih untuk korban bencana alam ini dipersembahkan oleh penulisnya bagi para korban bencana alam gempa dan tsunami di Indonesia yang terjadi di Lombok, Palu dan Donggala, Tsunami Banten dan lampung

    Bagaimana cerita puisi bencana alam yang sedih dalam bait puisi luka untuk korban bencana alam di indonesia

    Untuk lebih jelasnya disimak saja berikut ini puisi sedih untuk korban bencana alam.


    Puisi Luka MerekaOleh : Inocensius Hala

    Angin barat berhembus kencang
    Menghantar kabar menyambut petang
    Merubah suasana menjadi tegang
    Mengusir pergi yang tenang

    Ekspresi para bocah tak lagi senang
    Hati Ayah dan Ibu berkeliaran tak tenang
    Para sahabat tercengang dalam perang
    Habis dibantai murka sang alam yang datang menyerang

    Bangkai mayat berserekan bagai daun kering dimusim gugur
    Trauma membekas dalam benak dan membuatnya sesak hingga tak dapat diukur
    Sejauh manakah batin mereka terkubur
    Dan secepat apakah akan kembali subur

    Lempeng bumi saling bertempur
    Mengundang gelombang laut biru datang menyembur
    Menggugat manusia yang tak lagi kenal akur
    Menggiring mereka kedalam liang kubur
    Sedang mereka yang selamat hanya pasrah dengan perasaan yang hancur lebur

    Lombok, Palu dan Donggala dirundung duka
    Gedung-gedung telah rata dengan tanah
    Hujan air mata mengguyur bumi indonesia
    Memaksa mereka menerima pahitnya bencana

    Kelaparan menunjukan taringnya
    Memaksa mereka harus menjarah
    Menjarah untuk mengisi perut mereka
    Hingga amanlah hidup mereka
    Namun sayang mereka dicap kriminal yang berdosa

    Propaganda agama menjadi ampuh
    Berusaha untuk membuat kita saling bermusuh
    Apa benar seperti itu
    Bencana yang seakan agama yang menjadi pelakunya

    Sedang jadwal pengerukan alam dalam bumi oleh para penguasa gelap luput dari penglihatan kita
    Jadwal yang merusak struktur tanah
    Jadwal yang menimbulkan bencana
    Masihkah kita mau melimpahkannya pada agama
    Sehingga kita benar-benar diperdaya

    Kefamenanu, 10 Oktober 2018


    Demikianlah tentang Puisi Sedih Untuk Korban Bencana Alam Gempa Dan Tsunami baca juga puisi musibah alam atau puisi puisi alam tentang bencana yang telah dipublikasikan berkaspuisi.com sebelumnya, semoga Puisi Sedih Untuk Korban Bencana Alam Gempa Dan Tsunami dapat menginspirasi.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar