Skip to main content

    Puisi Ibu [engkau yang menari]

    Berikut ini adalah puisi ibu bertema cahaya ibu dengan judul pisi engkau yang menari. Bagaimana kata kata ibu dan cerita puisi tentang seorang ibu dalam bait puisi tema ibu yang diterbitkan blog berkas puisi.

    Untuk lebih jelasnya kata kata ibu dalam bentuk bait puisi ibu, disimak saja dibawah ini puisi tema cahaya ibu yang berjudul engkau yang menari.

    ENGKAU YANG MENARIOleh: Itov Sakha

    1/

    ibu, tendangan melengkung
    berjarak lebih separuh hidupmu
    selalu berbuah gol terindah

    itu tungkai, sendi dan otot kaki
    seperti berjalin setia membumi
    dengan hikayat jaring gawang mula ditenun,
    tiang-mistar dipasak kokoh. pun
    riwayat susu, peluh basuh kulitmu

    ibu, sergapan lembut menelikung
    berpeluk cinta seluruh tubuhmu, bagai
    penjaga gawang yang menyelamatkan
    itu jemari, pinggang dan otot lengan
    berpilin sedia mewaris

    cerita lapangan hijau mula bergaris,
    marka empat sudut. kotak-lingkaran
    pun ribuan kisah menjejak-berlari
    dari rumah

    2/

    seperti penari, tetapi o engkau dewi
    peracik strategi pun taktik
    peneroka segala lini, dan posisi
    sampai lebih separuh hidupmu

    ibu, menggelandang gencar mengumpan
    menggiring demi keluasan
    menendang sesuai daya-akurasi
    menekel agar nyaman area

    degup bertahan menutup ruang,
    berpilin kreasi dan inspirasimu
    mengendalikan diri, dan cinta
    hanya soal sederhana, ialah
    seni memberi-menerima umpan
    sungguh tendangan melengkung
    berjarak lebih separuh hidupmu
    selalu berbuah gol terindah, namun

    3/

    ampuni aku, dari segala jejak luka
    dan cacat. sebab hanya kau jua
    sang pengampun itu
    ampuni aku tak mampu catat
    semua maha perihmu yang menjelaga
    : kaumenarikan cinta berbau surga
    di lapangan hijau benakku

    2019, Gunung Maligas

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar