Skip to main content

    Kumpulan Puisi Kehampaan Jiwa

    Kumpulan puisi kehampaan jiwa adalah sekumpulan kata kata puisi jiwa yang kosong atau cerita puisi kekosongan jiwa yang dipublikasikan blog berkas puisi kali ini.

    Kumpulan puisi tentang kehampaan jiwa ini berisikan beberapa tema puisi tentang kehampaan diantaranya

    1. Puisi elegi hampa jiwa ini
    2. Puisi bisik malam
    3. Puisi kenangan dan kepedihan

    Bagaimana kata kata kehampaan hidup atau caption tentang kehampaan dalam bentuk puisi yang dipublikasikan blog berkas puisi.

    Untuk lebih jelasnya tentang kumpulan puisi kehampaan jiwa, disimak saja puisinya dibawah ini.


    ELEGI HAMPA JIWA INIKarya : WM SASTRA

    Belum selesai daku mengeja sepi.
    Sunyi menambah soal lagi.
    Semakin rumit tugas hati.
    Menyelesaikan dilema rasa ini sendiri.

    Hari demi hari daku lalui.
    inci demi inci tak terhitung langkah kaki.
    Untuk mencari tempat peraduan sejati.
    Namun belum jua daku temui.

    Daku sudah lelah meratapi.
    Elegi hampa jiwa ini.
    Hanya bisa merebahkan rasa dalam puisi.
    Yang selalu daku tulis di setiap lembar kertas putih.

    TANGERANG,, 22032020


    Bisik MalamOleh: Mur Yanti

    Rintihan hati saat bisu
    Tatapan mata saat buta
    Kehampaan menyendu jiwa
    Tak beradu rasa rindu

    Jiwa bergayut manja
    Pada sepotong asa
    Ingin meraba cinta
    Namun tak kuasa

    Ada candu merayu berbisik merdu
    Mengajak jiwa melebur menyatu
    Malam dingin berganti bara
    Panas nafsu berbaur sahdu

    Belaian hangat mencumbu
    Canda cinta bermain rasa
    Hanya melepas dahaga
    Hilang lenyap tak bersua

    Lara berduka..
    Cinta hanya hawa
    Rasa cuma diam
    Merebah kekosongan...


    Kenangan Dan KepedihanOleh: Eris Marxian

    Masih terasa hingga saat ini
    Menganga dilubuk hati
    Mengendap dalam jiwa
    Saat saat ruh meninggalkan jejak
    tapak tapak kehidupan

    Yang tinggal hanya bekas kepedihan
    Menggema tiap sudut ruang kehampaan jiwa
    Merekam tiap bait laku
    Kasih yang telah diberikan

    Kenangan tak pernah pudar
    Tak pernah ilang ditelan senja
    Menepis tiap ruang jiwa
    Membayang dlm tiap langkah

    Kenangan dan kepedihan
    Tak pernah diam dalam tarikan nafas
    Menyembul saat sunyi itu datang menghampiri
    Nyatanya hidup adalah kesendirian

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar