Skip to main content

    Puisi Lukisan Palung Jiwa

    Puisi lukisan palung jiwa adalah puisi kenangan duka cinta atau puisi cinta sedih yang diterbitkan blog berkas puisi untuk kali ini.

    Bagaimana cerita puisi kenangan duka dan kata kata cinta sedih dalam bait puisi tentang lukisan palung jiwa yang dipublikasikan berkaspuisi.com

    Untuk lebih jelasnya kata kata sedih tentang cinta dalam bait puisi kenangan duka, disimak saja puisi cinta sedih berjudul pulung jiwa dibawah ini.


    LUKISAN PALUNG JIWAOleh: KahiyangAyu

    Aku tak tahu,
    Apakah aku harus menunggu
    Atau pergi berlalu
    Mengikuti jejak waktu

    Jika bayangmu saja tak tampak
    Apakah aku musti diam tak beranjak
    Sementara kau entah berada di mana meniti jejak,
    Seperti patung kau biarkan aku sendiri laksana tonggak

    Jika waktu bergulir berganti musim
    Cuaca pancaroba tak tentu iklim
    Apakah aku harus terus bermukim
    Mungkin kau tau arti kesetiaan, jika bunga yang indah kau kirim

    Tetapi nyatanya,
    Beritamu hilang di bias fatamorgana
    Desahmu hampa di malam gelap gulita
    Rindumu tak pernah terdengar menyapa

    Selamat tinggal kenangan duka
    Jika kau hadir aku sudah tidak berada di sana
    Dan jangan kau tanya aku ada di mana
    Karena jarak telah terentang di lembah nestapa

    Bandung, 17 Maret 2020

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar