Skip to main content

    (Puisi) Lukisan Sang Perindu

    Puisi lukisan sang perindu adalah puisi cinta dan rindu yang tentunya dirangkai dari kata kata cinta dan kata rindu sehingga menceritakan cerita puisi tentang rindu dan cinta.

    Bagaimana kata cinta dan cerita puisi rindu dalam bait puisi tentang seorang perindu yang diterbitkan berkaspuisi.com

    Untuk lebih jelas disimak saja puisi lukisan sang perindu dibawah ini.

    LUKISAN SANG PERINDU Oleh: Aan Wahyudinata

    Kabut sutra jingga bergelayut manja diantara megamega
    Puspita wijayakusuma merona dalam jiwa
    Pendaran cahaya surya menerpa ujung kelopak wajah ayunya
    Panorama taman nirwana menyelusup dalam ruang dada

    Orkestra semesta raya serasa menyatu kidung si perindu
    Detak kehidupan mengiringi langkah nan syahdu
    Indah harum mewangi mengusik kumbang madu
    Aduhai Puspita tetaplah semerbak usah kau layu

    Damailah dalam pelukan malam nan pekat
    Semoga hadirmu bersama Sang Bayu selalu memikat
    Dan kuatkan tubuh rantingmu menahan badai laknat
    Yang tiada enggan bersahabat tuk merawat

    Biarlah gelombang pasang menghempas menerjang
    Tetap genggam cengkeram kokoh usahlah tumbang
    Kuatkan akar dzikir jangan sampai lekang
    Percaya dan yakinlah karena kerinduanmu teramat panjang

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar