Skip to main content

    Puisi Merelakan Kepergian Cinta (Usah lagi tangisi)

    Puisi merelakan kepergian cinta adalah kata kata puisi perpisahan cinta di ceritakan dalam bait puisi hati menangis dan kecewa karena perasaan cinta yang hilang

    Bagaimana kisah cinta sedih dalam bait puisi cinta sedih yang diterbitkan berkaspuisi.com apakah berkisah seperti puisi salam terakhir untuk kekasih atau tentang puisi keikhlasan hati

    Untuk lebih jelasnya tentang puisi merelakan kepergian cinta disimak saja di bawah ini puisi tentang perasaan hati dalam bait puisi cinta sedih berjudul usah lagi tangisi

    USAH LAGI TANGISIKarya: Chumairoh ( Aksara Kimya )

    Lisan telah bungkam
    Terdengar suara sumbang menyapa
    Tak perlu ada tanya dalam diri
    Tersebab amarah meradang kuasai rongga dada

    Aku tahu siapa diri ini
    Meski direndahkan
    Dihina penuh caci
    Bagian dari langkah cerita yang harus di tempuh
    Dengan segala kisah suka duka silih berganti

    Jangan risau wahai jiwa pengembara
    Nikmatilah segala alur cerita meski perih terasa
    Sakit yang mendera masih sanggup redam
    Sesaknya napas masih mampu terhela ibu

    Mungkin benar, aku tak sepandai insan sangka
    Tapi, masih mampu berpijak di manapun berada
    Meski tak selalu dapat diterima oleh rasa

    Terima kasih, dengan air mata ini
    Akan terkenang sebagai penguat langkah di jiwa
    Harap ini terakhir kalinya
    agar tak sia-sia bertahan
    Menanti waktu berpihak

    Singapore, 09 Januari 2021

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar