Skip to main content

    Puisi Amarah Dan Penyesalan

    Puisi amarah dan penyesalan adalah judul dari dua puisi, yaitu puisi pendek tentang keamarahan dan puisi penyesalan.

    Bagaimana cerita dua puisi tersebut apakh bercerita seperti puisi amarah dan dendam atau puisi amarah dan kecewa ataukah berkisah seperti puisi penyesalan diri atau puisi tentang penyesalan dalam hidup

    Untuk lebih kata-kata penyesalan dalam bait puisi dan puisi bertema amarah disimak saja puisinya dibawah ini.

    PUISI AMARAHOleh: Helmi Pakaya

    Panasnya hati mengguruh menahan dendam.
    Panasnya fikiran mendidih memikirkan ancaman.

    Iblis menguasai amarah.
    Iblis memporak-porandakan iman yang lemah.

    Iblis bertahta di jiwamu.
    Hingga amarah membludak melahap habis amal baikmu.

    Iblis memenangkan haknya dan ia berteriak,
    "Celakalah manusia! Kau akan menjadi pengikut ku sampai ke neraka."

    Cianjur, 2018

    PUISI PENYESALANOleh: Helmi Pakaya

    Hatimu di perbudak syaitan.
    Dunia di perioritas kan.
    Uang menjadi tujuan.
    Hingga kau lupakan Tuhan.
    Dan akhirnya nyawa telah sampai di tenggorokan.

    Aduhai kasihan!
    Jasad terkulai di pembaringan.
    Membuat mu kini kecewa dengan yang kau lakukan.
    Taubat tak dapat menyelamatkan.
    Sebab ragamu telah di kuburkan.

    Cianjur, 2012

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar