Skip to main content

    Puisi Rembulan Rindu

    Puisi rembulan rindu. Bagaimana kata kata syair rembulan dan cerita sajak rembulan dalam bait puisi rindu rembulan malam yang dipublikasikan blog puisi kali ini.

    Untuk lebih jelasnya puisi rindu sang rembulan disimak saja berikut ini, puisi rindu dan puisi rembulan malam yang sunyi.


    Puisi Rembulan PujaankuKarya : Eli Arita, S. Pd

    Rembulan terang temaram
    Mempesona indahnya malam
    Ku sambut dengan senyuman
    Tenggelam dalam hayalan

    Sinarmu pancarkan cahaya cinta
    Rinduku sirna tertiup angin asmara
    Kau sematkan di hatiku bunga bahagia
    Kisah cinta terukir bertemankan bintang kejora

    Langit biru penuh canda
    Dihiasi mega sukma
    Disaksikan senja khatulistiwa
    Merajut bahtera jiwa

    Rembulan jangan kau tenggelam
    Awan kelabu tak lagi berkeliaran
    Temani aku selamanya wahai rupawan
    Karena kau adalah pujaan

    Ujungbatu, 30 November 2017


    PUISI DENGARLAH, AKU RINDUKarya : Nurul Cancerbluesky Azizah

    Malam yang dingin
    Menggundah rasaku dibalik kerinduan
    Kutatap langit malam yang tampak cerah
    Bersama bintang dan rembulan
    Seperti sedang bercerita tentang segala kisah
    Mendengar saksi mentari di siang hari

    Wahai rembulan
    Dengarlah aku
    Engkau tampak indah malam ini
    Temani aku
    Aku rindu
    Pada hati yang tak pernah memahamiku

    Wahai Rembulan
    Aku ingin bersamamu
    Bawalah aku mengapai bintang
    Bebaskan aku dari penjara ketidakpastian asa

    Aku lelah pada mimpi yang tak menentu
    Tak pernah memberi kepastian terhadap diriku
    Bagai selalu ingkar janji
    Banyak bualan
    Tapi aku selalu melayang dibuatnya
    Bagai tersihir oleh kata-katanya

    Wahai rembulan
    Dengarlah aku
    Aku rindu
    Tentang cinta yang suci
    Yang tak pernah kutemukan
    Di depan mataku
    Karena aku sesosok yang bodoh di antara segala yang bodoh

    Wahai rembulan
    Adakah yang mau memahami bait-bait puisiku ini
    Yang berantakkan pada makna
    Entah apa
    Menghentak segala batinku
    Ingin mencurahkan semuanya padamu

    Namun aku tak yakin engkau mau mendengarku
    Engkau akan kembali jauh dariku
    Begitu kau dengar
    Kecuali jika kau benar-benar memahamiku
    Wahai rembulan

    Sumbar, 1 desember 2017


    Demikianlah tentang Puisi rembulan rindu, baca juga puisi rindu bulan purnama atau puisi cinta dalam diam yang telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya

    Semoga Puisi rembulan rindu dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi kerinduan malam bulan purnama.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar