Skip to main content

    Puisi Lembar Ramadhan

    Puisi ramadhan yang dipublikasikan berkas puisi untuk kali ini adalah puisi tentang ramadhan berjudul lembar ramadhan.

    Bagaimana cerita puisi tentang ramdhan dan kata kata puisi bulan ramadhan dalam bait puisi lembar ramadhan yang diterbit berkas puisi.

    Untuk lebih jelasnya disimak saja berikut ini puisi lembar ramadhan dalam bentuk puisi patidusa atau puisi yang berformat 4321 dibawa ini.


    PUISI: LEMBAR RAMADANOleh: Agung Wig Patidusa

    Berbait luapan candu aksara
    Bertengger lewati beranda
    Mengusik rasa
    Berbusa

    Larik-larik kalimat membuai nikmat
    Membuka gerbang-gerbang keramat
    Luluh hangat
    Menyemat

    Berkicau merdu bumbu-bumbu madu
    Memantra jiwa-jiwa kelu
    Mengoyak kalbu
    Syahdu

    Tetaplah rancu mengeruh padu
    Berkristal kilau ambigu
    Terpahat halusinasi
    Rasaku

    Apa yang t'lah kugapai?
    Teriakan masihlah serak
    Tiada jelas
    Tersedak

    Meski pekak menyumbat telinga
    Bergeming membeku nala
    Tiada jelas
    Mencadas

    Sia-sialah bergantung pundak fana
    Membelenggu pandang dunia
    Meracuni sukma
    Sengsara

    Menyungkur kembali muara taqwa
    Lembar Ramadan menyapa
    Kepada Esa
    Meminta

    Semarang, 18-5-2017


    Demikianlah puisi lembar ramadhan baca juga puisi menyambut bulan ramadhan atau puisi ramadhan yang sedih di halaman lain berkaspuisi.com

    Semoga puisi lembar ramadhan dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi puisi islami bulan ramadhan.

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar